Melekat dengan Tugas Wartawan

PWI Pusat Kukuhkan Masyarakat dan Pers Pemantauan Pemilu (Mapilu) Kalteng

PELANTIKAN: Ketua Mapillu PWI Firdaus (kanan) melantik pengurus Mappilu Provinsi di Surabaya, belum lama ini.

SURABAYA – Insan pers harus terlibat aktif dalam menjaga tujuan demokrasi Indonesia. Untuk itu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat membentuk Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu).

Pengukuhkan secara resmi Mapilu-PWI Provinsi dilakukan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Jawa Timur 2019, belum lama ini. Mereka dipersiapkan memantau pemilihan presiden (Pilpres) dan wakil presiden (Wapres), pemilihan DPR RI, DPD, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota.

“Kita langsung saja melantik dan mengukuhkan 15 pengurus Mapilu PWI provinsi yang hadir saat HPN di Surabaya, karena memang provinsi-provinsi tersebut sudah siap dan sudah membentuk kepengurusan,” kata Ketua Mapillu PWI Firdaus, yang juga ketua bidang organisasi PWI, Kamis (7/2).

Firdaus mengungkapkan, Mappilu sudah berproses sejak tahun 2018. Lembaga ini akan mendapatkan akreditasi dari Bawaslu, untuk melakukan pemantauan Pemilu. Apalagi Pemantauan Pemilu sendiri sebetulnya sudah melekat pada tugas wartawan.

Mappilu PWI Kalteng yang dikukuhkan terdiri dari Ketua Noor Ivansyah, Sekretaris M Haris Sadikin, Bendahara Seventin Gustapatmi, dan anggota Limson Dedi, serta Irwansyah. Mappilu di provinsi diinsruksikan membentuk kepengurusan di kabupaten, dan kota.

Sementara, Plt Ketua PWI Kalteng Sadagori H Binti mengungkapkan, Mappilu PWI Kalteng sendiri sudah dibentuk sejak Desember. Namun prosesi pengukuhannya baru berlangsung sekarang. Setelah pengukuhan, Mappilu PWI Kalteng akan langsung bertugas. Salah satunya membentuk kepengurusan di kabupaten dan kota.

“Saya minta nanti segera melakukan koordinasi. Laksanakan tugas dengan baik, dan bertanggung jawab. Kita punya tanggung jawab dalam menyukseskan Pemilu,” tegas wartawan senior yang akrab disapa Ririn itu.

Ketua Mappilu PWI Kalteng Noor Ivansyah menyatakan, siap melaksanakan tugas. Meski tergolong baru, pihaknya tetap berupaya untuk melaksanakan tugas sebaik mungkin. Paling tidak keberadaan Mappilu PWI bisa membantu penyelenggaraan Pemilu yang cerdas, dan bermartabat. Tentu perlu dukungan dari semua pihak, dan Mappilu tidak bisa bergerak sendiri.

“Kami minta Bawaslu, dan KPU, bisa berkoordinasi, sehingga peran Mappilu PWI bisa maksimal. Kita punya tanggung jawab bersama menjadikan Pemilu cerdas, dan bermartabat,” tandasnya. (ron-vin-kpfm)

385 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.