Kapan Penderita Insomnia Perlu Periksa ke Dokter?

jpnn.com – Apakah Anda termasuk orang yang harus berjuang sekuat tenaga untuk bisa tidur, lalu sering terbangun lebih awal dan merasa tidak segar? Bisa jadi Anda menderita insomnia. Jika sudah cukup parah, gangguan ini bisa sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Jadi, kapan sebaiknya insomnia perlu diperiksa ke dokter? Simak penjelasannya di bawah ini.

Lalu kapan harus ke dokter?

Terdapat beberapa gejala pada insomnia yang membuat Anda sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter, yaitu:

  • Gejala insomnia bertahan lebih dari empat minggu, serta telah mengganggu aktivitas siang hari dan kemampuan Anda untuk berfungsi.
  • Anda terbangun berkali-kali pada malam hari dengan kondisi napas terengah-engah. Sebab, ada kemungkinan sleep apnea atau masalah medis lainnya yang mengganggu tidur Anda.
  • Mulai mengonsumsi obat baru yang bisa mengganggu tidur Anda.
  • Anda merasakan sensasi kesemutan menjalar yang tidak nyaman dan menyakitkan di bagian kaki ketika mencoba untuk tidur atau ketika kaki tidak bergerak untuk waktu yang lama, seperti saat mengemudi atau menggunakan pesawat terbang.
  • Anda merasakan mulas berlebih yang membuat tetap terjaga di malam hari.
  • Anda terbangun di malam hari karena sakit fisik.

Agar terhindar dari insomnia dan bisa mendapatkan istirahat yang berkualitas pada malam hari, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

  • Meningkatkan ‘kebersihan tidur’ atau kebiasaan tidur yang baik
    Tidak tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, berolahraga setiap hari, tidak memaksakan tidur, dan mempertahankan jadwal tidur yang teratur.
  • Selain itu juga menghindari beberapa kebiasaan seperti konsumsi kafein di malam hari, merokok, dan tidur dengan kondisi lapar. Jangan lupa, pastikan lingkungan tidur yang nyaman.
  • Menggunakan teknik relaksasi
    Anda bisa melakukan meditasi atau relaksasi otot agar dapat tidur dengan lebih lelap.
  • Terapi kontrol rangsangan
    Hanya tidur ketika mengantuk. Hindari menonton TV, membaca, makan, berpikir secara berlebih saat sudah berada di tempat tidur. Atur alarm untuk waktu yang sama setiap pagi, termasuk pada akhir pecan, dan hindari tidur siang yang terlalu lama.
  • Pembatasan tidur
    Kurangi waktu yang dihabiskan dengan tidur, agar pada malam hari Anda lebih siap untuk tidur.

Kini, Anda sudah lebih mengenali insomnia, termasuk gejala dan penyebabnya. Dengan demikian, Anda juga bisa tahu kapan saatnya insomnia perlu diperiksa ke dokter. Namun yang terpenting, jangan lupa untuk selalu menjalani pola hidup sehat, sehingga kualitas tidur Anda pun akan meningkat.(MS/RH/klikdokter)

300 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.