Jaksa Tangkap Wakil Bupati Sarmi Papua

Gedung Kejaksaan Agung. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.comJAKARTA – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung dan Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura, Papua, didukung Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejagung menangkap terpidana korupsi, Wakil Bupati Sarmi, Papua, Yosina Troce Insyaf.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengatakan terpidana Yosina ditangkap di L’avenue Apartement and Residence, Jalan Raya Pasar Minggu, Nomor S801 Kavling16 RT 7 RW 9, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (18/2) sekitar pukul 1.30.

Menurut Hari, perempuan kelahiran 2 Februari 1977 itu adalah terpidana korupsi pelaksanaan kegiatan pembangunan bendungan irigasi lokasi SP II tahap 1 di Kabupaten Sarmi, Papua, tahun anggaran 2012 dengan kerugian negara Rp2.289.990.621,75.

Dia menjelaskan berdasar putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor: 1524K/Pid.Sus/2018 tanggal 14 November 2018, terpidana dihukum empat tahun penjara, denda Rp 200 juta, subsider enam bulan kurungan.

“Penangkapan guna pelaksanaan hukuman atau eksekusi berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI tersebut di atas,” kata Hari dalam siaran persnya, Selasa (18/2).

Hari menjelaskan program Tabur merupakan upaya optimalisasi penangkapan buronan pelaku kejahatan dalam rangka penuntasan perkara, baik itu tindak pidana umum maupun khusus.

Menurut dia, setiap Kejaksaan Tinggi (Kejati) di seluruh Indonesia ditargetkan minimal satu kegiatan pengamanan terhadap buronan kejahatan untuk setiap tri wulan. Periode 2018-2019 terdapat 371 buronan pelaku kejahatan yang diamankan melalui program ini. Perinciannya, 207 buronan di 2018, dan 164 buronan di 2019.

“Pada 2020, Program Tabur untuk Kejati Papua merupakan keberhasilan yang pertama sedangkan secara nasional Program Tabur telah berhasil mengamankan sebanyak lima orang,” ujarnya.(boy/jpnn)

9 Views

About The Author

Related posts