Stok Beras dan Gula Mencukupi hingga Hari Raya


MISI KEMANUSIAAN: Anggota DPR RI H Agustiar Sabran mengecek paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat di Gudang Bulog, Jalan Tjilik Riwut Km 7, Palangka Raya, Minggu (19/4).
FOTO: EMANUEL LIU/KALTENG POS

KEPALA Bidang Pelayanan  Operasional dan Pelayanan Publik Perum Buloq Divre Kalteng, Abdul Azis mengatakan, stok beras dan gula dipastikan mencukupi hingga Hari Raya Idulfitri tahun ini. “Saat ini masih ada stok lima ribu ton beras. Ada rencana masuk lagi sekitar delapan belas ribu ton,” katanya kepada media, kemarin.

Sedangkan untuk stok gula, kata Abdul, sudah masuk di Palangka Raya dan Muara Teweh. Meski demikian, ada rencana untuk menambah stok dengan mendatangkan sekitar 100 ton lagi, yang selanjutnya akan didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah Kalteng.

Abdul menuturkan bahwa stok yang ada ini bersifat dinamis. Apalagi sebagian stok digunakan untuk pemenuhan kebutuhan selama pandemi Covid-19.

“Kami juga menyediakan cadangan beras pemerintah apabila dibutuhkan sewaktu-waktu, dengan jumlah 1.600 ton se-Kalteng. Jadi, bisa dipastikan bahwa stok yang ada masih cukup aman untuk penanganan Covid-19 hingga Lebaran nanti,” ujarnya.

Dibeberkannya, Bulog juga mendapat suplai stok dari GSM sebanyak 300 ton. Diterima secara bertahap sebagai stok pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Diakuinya, saat ini jumlah permintaan masih sulit untuk diprediksi. Karena itu, untuk mengantisipasinya, Bulog selalu menyiapkan cadangan stok minimal empat bulan, di luar cadangan pemerintah sejumlah 1.600 ton.

“Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan stok sembako yang tersedia di Bulog. Apalagi saat ini di Kalteng sedang panen raya,” ucapnya.

Pihaknya berencana menampung hasil produksi para petani se-Kalteng, seperti di Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, dan daerah lainnya.

Diaktakannya, penyerapan stok Buloq bulan ini paling banyak di Palangka Raya. Permintaan paket selama bulan April ini cukup tinggi, hampir mencapai 100-200 ton. “Saat ini masih ada stok 500-600 ton dari jumlah sebelumnya yang mencapai 800 ton,” pungkasnya. (nue/ce/ala/kpfm)

391 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.