Cetak Petani Milenial, Siswa Potensial Magang di Luar Negeri

HUMAS UNTUK KALTENG POS
PEDULI PENDIDIKAN: Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran saat menyerahkan secara simbolis bantuan dana prakerin kepada Plt Kepala Disdik Kalteng Mofit Saptono di Aula Jayang Tingang, Kamis (25/6).

Bantuan Dana Prakerin kepada 10.180 Siswa SMK

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan terampil terus digalakan oleh pemerintah provinsi (pemprov) Kalteng. Salah satunya dengan mendukung pelaksanaanpraktik kerja industri (prakerin) untuk siswa-siswi SMK se-Kalteng. 

ANNISA B WAHDAH, JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

GUBERNURKalteng H Sugainto Sabran menyerahkan bantuan prakerin kepada 10.180 siswa-siswi dai 91 sekolah menengah kejuruan (SMK) se-Kalteng. Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp699,875 juta kepada Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (25/6).

Diungkapkan gubernur, pihaknya akan terus berusaha membangun Kalteng sampai masa jabatan berakhir pada 2021 nanti. Pihaknya berharap para siswa-siswi di Kalteng ini menjadi orang yang berlakhlak, berbakti kepada orang tua dan guru.

“Saya berharap para siswa-siswi Kalteng ini menjadi orang yang berakhlak, karena pintar tidak ada artinya jika tidak berakhlak,” ungkapnya, kemarin.

Dijelaskan Sugianto, pihaknya akan menganggarkan dana untuk SMK pertanian, peternakan, dan perikanan mulai 2021 mendatang. Lantaran, pihaknya berharap ke depan SMK sebagai sekolah kejuruan mampu menangkap peluang.

“Misal saja, dengan lulusan SMK maka anak-anak di Kalteng mampu berkreatifitas, peran guru mendidik siswanya agar mempunyai akhlak, menghormati orang tua dan guru, menciptakan orang-orang yang berani, pintar, cerdas, cerdik, dan jeli melihat peluang, seperti memproduksi masker dan handsanitizer di saat pandemi Covid-19,” bebernya.

Dalam acara ini, pihaknya juga memberikan arahan kepada para siswa-siswi agar membiasakan diri untuk hidup bersih dan sehat. Seperti mencuci tangan ketika akan masuk sekolah dan setelah pulang sekolah, menggunakan masker, menjaga jarak, dan berolah raga dengan teratur.

Sementara itu, Kepala SMKN 8 Palangka Raya Rahmi Kurnia Handayani, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran yang selama tiga tahun berturut-turut memberikan bantuan. Psalnya, pihaknya telag meerima bantuan 15 laptop pada tahun pertama, lima laptop pada tahun berikutnya dan tahun ini berupa bantuan dana prakerin kepada 78 siswa-siswinya.

“Terimakasih kepada gubernur yang telah memberikan bantuan, baik fasilitas maupun dana prakerin saat ini,” pungkasnya.

Pemprov Kalteng berencana akan menyekolahkan para siswa SMK Pertanian Kalteng ke luar negeri. Rencana ini dilakukan pemprov demi memaksimalkan potensi sumber daya manusia atau SDM lokal untuk menggarap proyek food estate di Kalteng tepatnya di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengatakan, program food estate ini harus dijawab dengan tindakan nyata dari pemprov. Sebab, pemerintah pusat yakni Presiden RI Joko Widodo telah memberikan kepercayaan kepada Kalteng. Lantaran besarnya potensi food estate ini demi mendukung kemajuan pembangunan Kalteng di masa yang akan datang, maka gubernur memilih untuk menyiapkan SDM lokal Kalteng.

“Maka dari itu kami usulkan seperti tenaga-tenaga petani milenial. (Kelak, red), kita ciptakan yang dari tamatan SMK Pertanian, Peternakan, Perikanan,” katanya saat diwawancarai awak media di Kantor Pemprov Kalteng, kemarin (25/6).

Menurut dia, di food estate itu tidak hanya berbicara tentang padi saja, melainkan juga hortikultura seperti buah-buahan, pangan hingga perikanan. Sebab berjangka panjang, maka ia ingin ini digarap oleh generasi milenial. Selain dapat berkarya dan siap kerja, juga meningkatkan keahlian guna dapat bersama sama andil membangun daerah kalteng kedepanya.

“Rencana food estate ini kan besar, tingkat nasional yang mana Kalteng dipercaya oleh pusat oleh pak Presiden. ini kesempatan, jangan sampai gagal karena banyak daerah lain ingin. Ini juga untuk warga Kalteng, khususnya pelajar dan mahasiswa pertanian untuk andil dan berkarya menjadi pembangunan di food estate dalam dunia pertanian dan hortikultura,” jelasnya.

Gubernur Sugianto menyebut areal eks PLG yang sudah exiting tersebut diyakini akan bagus dan mengasilkan pangan yang berkualitas. Yang mana hal itu juga harus dimanfaatkan warga Kalteng termasuk pelajar dan mahsiswa ke depannya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Mofit Saptono Subagio mengatakan, rencana menyekolahkan peserta didik SMK Pertanian ke luar negeri yang salah satu tujuannya ke Jepang merupakan langkah pemprov demi menyukseskan program food estate.

Menurut dia, kelak akan dipilih peserta didik potensial yang akan disekolahkan ke luar negeri dan kelak akan menjadi promotor penggerak pertanian, perikanan, peternakan untuk menyukseskan program itu. “Disdik bukan lagi coba-coba tapi memang harus siap apabila diperlukan. Untuk Kalteng ada 7.700 siswa kejuruan pertanian. Ada 77 smk kejuruan pertanian ajaran 2020-2021,” ujar mantan wakil wali kota Palangka Raya ini, kemarin.

Dari total itu, lanjut dia, maka akan dipilih yang potensial untuk dimagangkan ke luar negeri, kemudian ketika kembali bisa menjadi petani yang handal. Jepang pun dipilih lantaran punya kedisiplinan yang tinggi, peralatan yang mumpuni, dan pertanian yang baik. “(Siswa SMK Pertanian, red) dipilih yang ada potensial untuk menjadi motor penggeraknya,” pungkasnya. (*/ala)

268 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.