Perketat Jalur Masuk di Perbatasan Kalteng

DENAR/KALTENG POS
DIMUSNAHKAN: Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo bersama Kajati Kalteng Dr Mukri melarutkan sabu.

Polda Kalteng Musnahkan 1,3 Kg Sabu

RUPANYA alur masuk narkoba ke Bumi Tambun Bungai ini bukan hanya dari Kalimantan Selatan (Kalsel), tapi juga dari Kalimantan Barat (Kalbar). Berulang kali penyelundupan barang haram dari provinsi sebelah barat Kalteng ini digagalkan.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada awak media menyampaikan, tingkat peredaran narkoba di Kalteng diperkirakan masih cukup tinggi. Dalam kurun waktu sebulan terakhir, ada 10 tersangka yang telah diamankan anggota Ditresnarkoba. Mereka merupakan jaringan antarprovinsi. Berstatus kurir dan bandar besar.

“Mereka masuk ke Kalteng melalui Banjarmasin dan Kalimantan Barat. Ada juga lewat jalur transportasi  laut yang dibawa langsung dari Pulau Jawa,” katanya usai pemusnahan barang bukti sabu di Mapolda Kalteng, kemarin (2/7).

Untuk mengantisipasi meningkatnya lagi peredaran barang haram ini, mantan Karopenmas Divhumas Mabes Polri ini telah menginstruksikan seluruh anggota untuk memperketat pengawasan jalur masuk ke Kalteng, baik darat, laut, maupun udara.

Berdasarkan analisis dan evaluasi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalteng serta pemerintah daerah, sasaran empuk para pengedar narkoba ini adalah pekerja-pekerja di bidang perkebunan dan pertambangan.

“Mereka (pekerja) biasanya berdalih mengonsumsi sabu sebagai doping dan penyemangat agar tak cepat lelah saat bekerja,” ungkap Dedi.

Padahal, menurut pria kelahiran Madiun ini, penggunaan sabu sangatlah berbahaya. Sebab, zat adiktif yang terkandung di dalam sabu dapat membuat penggunanya menjadi semakin ketagihan dan selalu merasa ketergantungan.

“Pemilik usaha sektor pertambangan dan perkebunan harus bisa ikut mengantisipasi maraknya penggunaan dan peredaran narkoba di kalangan para buruh,” tegasnya. (kaltengpos/KPFM-101)

242 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.