Ayo Beli ! Harga Kerajinan Berbahan Dasar Purun Sangat Terjangkau

Lurah Menteng Rossalinda Rahmanasari bersama Designer Borneo Quenn Handmade Jewerly Kiki Adiwijaya, Serta pengelola lainnya menunjukkan hasil kerajinan tangan berbahan dasar purun, MH. Husni Thamrin, Palangka Raya, Jumat 25 September 2020

PALANGKA RAYA – Pandemi Covid-19 tak boleh menjadi alasan untuk berhenti berkreativitas. Untuk mendukung roda perekonomian terus bergulir, warga Kelurahan Menteng terus berkreasi dengan membuat segala macam olahan dari bahan dasar purun.

Saat ini mulai merangkak bangkit dari keterpurukan ekonomi. Berbagai cara mulai dirancang pemerintah agar geliat perekonomian kembali tumbuh. Seperti halnya para penggeliat usaha yang bergerak di bidang kerajinan yang terus berupaya mengembangkan hasil produk dengan meningkatkan kreatifitas dan kualitas mengikuti trend yang tengah berkembang. Tak lupa, kearifan lokal seni budaya Kalteng menjadi nilai jual.

Salah satu pelaku usaha kerajinan tangan yang terus menjaga eksistensi budaya dan kearifan lokal adalah Borneo Quenn Handmade Jewerly, yang membuka usahanya di Jalan MH Thamrin. Di mana saat ini tengah mengembangkan hasil produk kerajinan tangan berbahan dasar purun. Seperti tikar, keranjang atau bakul, dan sedotan.

Designer Borneo Quenn Handmade Jewerly Kiki Adiwijaya saat dibincangi Kalteng Posmengatakan, saat ini ia tengah fokus mengolah kerajinan tangan berbahan dasar purun. Ia menilai jika purun dapat membantu mengangkat perekonomian masyarakat apabila dijalankan dengan sungguh-sungguh.

“Sebenarnya masyarakat kita asli Kalteng ini memiliki bakat yang luar biasa, khususnya dalam kerajinan tangan anyam menganyam. Mereka harus diberdayakan, beri bekal pelatihan, sehingga dapat turut membantu mengembangkan produk-produk yang dihasilkan oleh para pelaku usaha, hingga berimbas pada pemulihan ekonomi,” kata Kiki, Jumat (25/9).

Pihaknya mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya yang tengah melakukan program dalam pengurangan sampah plastik. Ia pun memutuskan untuk mengolah sedotan berbahan dasar purun. Kiki berharap hasil produknya tersebut mendapat perhatian dari pemerintah dalam hal pemasaran.

“Tentunya kami sangat berharap, pemerintah dapat turut serta membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produk. Sehingga ada keseimbangan dan terus terjalin kerja sama antara pelaku UMKM dan pemerintah,” harap Kiki.(kaltengpos/101kpfm)

314 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.