Penindakan Terhadap Pelanggar Prokes Diharapkan Berjalan Kondusif

PALANGKA RAYA-Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin tidak bisa secara langsung melepas dan melaunching Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya dalam kegiatan penindakan perwali. Perannya digantikan Wakil Wali Kota Hj Umi Mastikah. Meskipun begitu, Fairid tetap berharap pada hari pertama penindakan dan pengimplementasian Perwali Nomor 26 tahun 2020 di Kota Cantik bisa berjalan dengan baik, aman dan kondusif tanpa harus diwarnai bersitegang.

Menurutnya penerapan perwali di hari pertama pasti akan menimbulkan efek kejut dari masyarakat. Meskipun Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya sudah melakukan sosialisasi secara lisan dan membagikan pamflet kepada masyarakat.

“Penerapan hal yang baru pasti menimbulkan pro dan kontra. Namun besar harapan saya dalam penerapan perwali di lapangan tidak ada pro dan kontra yang berat dan bisa diatasi dengan tenang oleh anggota Satgas Covid-19,” ucapnya kepada Kalteng Pos, Senin (14/9).

Penegakan perwali secara tegas kepada masyarakat adalah bukan bermaksud untuk mengekang dan memojokan masyarakat. Namun inilah salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya kepada masyarakat.

Selain itu, penegakan perwali tersebut menjadi opsi pihaknya dalam menekan angka sebaran covid-19 di Kota Cantik yang saat ini bisa dikatakan cukup memprihatinkan hingga tembus lebih dari 1000 orang yang terinfeksi.

Berdasarkan hal tersebutlah, membuat pihaknya mengambil langkah yang memiliki tujuan untuk mengetatkan protokol kesehatan dikalangan masyarakat dengan harapan bisa mengakhiri pandemi Covid-19 yang sudah terjadi enam bulan terakhir.

“Semoga langkah penegakan perwali yang sudah kami ambil ini bisa membuahkan hasil sesuai yang kami inginkan sehingga menekan sebaran Covid-19 bisa dikendalikan,” tutup Fairid.[kalteng Pos/15/09]

44 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *