Kementerian Koperasi dan UKM Semangati Para Pelaku Usaha

Pemasangan tanda peserta yang mengikuti pelatihan kewirausahaan oleh Kementrian Koperasi dan UKM RI di Hotel Neo Palangka Raya, Selasa (6/10) pagi. (BUDIPRAS/kpfmpalangkaraya.co)

PALANGKA RAYA-Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalteng menggelar pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat strategis dan masyarakat kehutanan sosial dan pelatihan penggunaan teknologi digital dan pembuatan website bagi UKM di Hotel Neo Palangka Raya, Selasa (6/10) pagi.

Kegiatan yang buka oleh Deputi Kementerian Koperasi dan UKM, Ir. Arif Rahman Hakim M.S tersebut mengangkat tema “ KUMKM Eksis dan Mampu Beradaptasi pada Masa Pandemi dan New Normal Covid-19.

Dalam arahanya, Ir. Arif Rahman Hakim M.S mengatakan, pelatihan ini dilaksanakan serentak di 10 wilayah di Indonesia, yaitu Aceh, Padang, Lampung, Palangka Raya, Pontianak, Samarinda, Cilacap, Banyuwangi, Tapanuli dan Lamongan.

“Kami hadir pada masa yang tidak mudah pagi para pelaku usaha. Dan kami pun berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang intinya untuk memberikan semangat para pelaku usaha yang down akibat dampak wabah pandemi Covid-19.

Di tempat yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan, KemenkopUKM, Nasrun yang juga selaku ketua panitia mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah agar para UMKM dapat memperluas pasar sekaligus belajar untuk bisa lebih profesional atau naik kelas dari segi kualitas dan pengelola usaha.

Dikatakanya, UMKM yang mampu beradaptasi terhadap perubahan dan UMKM yang eksis adalah UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital.

“ Kami juga melihat, bahwa  Kalteng punya potensi, termasuk potensi perhutanan sosial. Potensi besar ini dapat diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat,”ungkap Nasrun pada acara yang dikemas apik oleh Expodian Karya Indonesia selaku event organizer acara pelatihan tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalteng yang pada kegiatan tersebut diwakili oleh Asisten Setda Provinsi Kalteng Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Nurul Edy, mengaku sangat mendukung kegiatan ini. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir dalam situasi pandemi, agar para pelaku usaha bisa tetap berkarya.

“Kami berterima kasih dan sangat menyambut baik kegiatan pelatihan ini. Mengingat pandemik adalah tantangan ekonomi nasional, khususnya UKM guna meningkatkan kembali kewirausahaanya,” ujarnya.(bud)

345 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.