Banjir Susulan Dinilai Paling Parah

Bupati Katingan Sakariyas dan rombongan meninjau langsung kondisi banjir susulan di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Pulau Malan, dan Katingan Tengah, Jumat (3/9).

KASONGAN-Dampak banjir yang dirasakan warga Katingan akibat bencana alam banjir semakin menjadi. Pasalnya, sebagian wilayah Katingan yang sebelumnya sempat surut, kini kembali diserang oleh bencana  banjir susulan.

Bahkan kondisi banjir susulan kali ini, dinilai paling parah dari sebelumnya. Dimana ketinggian airnya kurang lebih 1 meter, lebih tinggi.

“Kita sangat prihatin dengan kondisi wilayah kita sekarang. Saya berharap warga yang terdampak banjir, bisa bersabar,” kata Bupati Katingan Sakariyas, ketika turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi banjir di Kecamatan Pulau Malan, Katingan Tengah, dan wilayah lainnya, Jumat (3/9).

Ditegaskan Bupati, Pemerintah Kabupaten Katingan sejak awal, hingga sekarang terus bergerak untuk membantu warga yang terkena musibah ini. Mereka tidak akan tutup mana, dengan kondisi yang terjadi sekarang.

“Sedangkan untuk bantuan sembako. Sejak awal kita sampaikan, itu difokuskan di posko. Tidak dibagikan kepada masing-masing warga. Nanti akan dikelola di posko, dan dimasak. Setelah itu masyarakat tinggal mengambil atau makan langsung di posko yang telah disiapkan di masing-masing desa, maupun kelurahan,” tegasnya.

Bantuan dari pemerintah jelasnya, tidak akan cukup jika diberikan dalam bentuk paket sembako. Mengingat korban bencana ini, sangat banyak. “Jadi kita rasa lebih efektif dengan menyiapkan makanan yang sudah masak. Masyarakat juga tidak perlu repot memasak. Apalagi di tengah kondisi banjir seperti ini,” jelasnya.

Selain masalah bantuan sembako, Pemerintah Kabupaten Katingan juga membuka pelayanan kesehatan secara gratis. “Bagi masyarakat yang mungkin ada gangguan kesehatan. Silahkan memanfaatkan pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Mengingat bencana banjir susulan ini, debit airnya lebih tinggi. Seluruh warga yang terdampak bencana banjir kembali diingatkan, agar lebih hati-hati. “Selalu waspada. Jangan lengah. Apalagi terhadap anak-anak, maupun orang tua yang sudah lanjut usia,” tandasnya. (eri/art/kpfm101)

301 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.