BEI Selenggarakan Sinergi, Dan Kolaborasi Pasar Untuk Negeri

Para Peserta perwakilan yang mengikuti Acara Sinegi dan Kolaborasi Pasar untuk Negeri secara Daring.

Jakarta – Dengan pulihnya perekonomian nasional, Pada Rabu 15/12, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan acara Sinergi dan Kolaborasi Pasar Modal untuk Negeri, yang merupakan rangkaian peluncuran pesan edukasi pasar modal: Paham, Punya, dan Pantau, kemudian peluncuran InvestHub di situs web BEI www.idx.co.id, Pengumuman Pemenang GI-A-Thon Full Period, serta Penghargaan Galeri Investasi (GI) BEI Terbaik 2021.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Manajemen Self-Regulatory Organization (SRO), AB, Pengelola GI BEI, dan Wartawan Pasar Modal.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menyampaikan, Saat ini kemajuan teknologi dan informasi sangat berperan terhadap perkembangan pasar modal Indonesia.

“Dengan adanya kemajuan teknologi sekaligus informasi, peningkatan kesadaran, literasi dan inklusi pasar modal kepada masyarakat Indonesia menjadi lebih mudah, murah serta transparan bahkan kredibel,” Ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, BEI juga mengenalkan pesan edukasi pasar modal “Paham, Punya, dan Pantau” untuk mengedukasi masyarakat secara luas tentang cara investasi yang benar. Pesan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat tentang cara investasi yang benar, seiring dengan peningkatan signifikan dari jumlah investor baru pasar modal Indonesia.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan, pesan Paham, Punya, dan Pantau masing-masing memiliki muatan cara-cara berinvestasi yang dapat menjadi pedoman bagi calon investor ketika memulai berinvestasi di pasar modal Indonesia.

“Paham dalam berinvestasi itu harus menggunakan dana lebih, paham kesesuaian profil risiko produk investasi dengan profil risiko dari masing-masing investor, dan paham tujuan investasinya,” ujar Hasan.

Pesan Punya dimaksudkan, memiliki (punya) produk investasi saat ini sudah lebih mudah serta murah, namun investor tetap perlu berlatih untuk melakukan diversifikasi agar pertumbuhan portofolio investasinya dapat lebih stabil dan terjaga.

Melalui pesan Pantau, lanjut Hasan, investor perlu untuk memantau secara berkala portofolio investasinya, baik dari sisi pergerakan harganya maupun kinerja perusahaannya, serta update dengan berita dan informasi terkait produk investasinya agar meningkatkan pengetahuan sekaligus menambah pertimbangan dalam investasinya.(dha-KPFM)

215 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.