Jelang Nataru, Harga Bapok Mesti Dipantau

Ruselita , S.H

PALANGKA RAYA-Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Ruselita mengatakan, menjelang Hari Raya Natal dan tahun baru (nataru), sejumlah harga kebutuhan bahan pokok biasanya mengalami kenaikan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, legislator yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini meminta kepada pemerintah setempat melalui dinas terkait, melakukan pemantuan langsung ke lapangan untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Tidak ada salahnya jika kami mengingatkan kepada instansi terkait, untuk dapat menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan menjelang hari raya dipasaran,”kata Ruselita kepada Kalteng Pos, Rabu (8/12).

Srikandi asal Partai Perindo ini menyarankan kepada dinas terkait, untuk terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat dipasaran. Sehingga dengan adanya upaya tersebut dapat menekan kenaikan harga yang tidak wajar, terlebih di saat momen menjelang Natal dan pergantian tahun. 

Menurutnya, naiknya harga cabai di pasaran bisa saja disebabkan gagalnya panen akibat musibah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu atau terkendala hal lain. “Informasi yang kami dapat, sampai dengan saat ini hanya Cabai yang mengalami kenaikan harga dipasaran. Namun, kami yakin hal tersebut dapat diatasi oleh pemerintah,” ungkapnya.

Namun jika kenaikan disebabkan dengan sengaja oleh pedagang nakal, Ruselita meminta kepada dinas terkait untuk memberikan teguran mengingat kondisi perekonomian saat ini cukup sulit, akibat dampak pandemi Covid-19.

“Naik dan turunnya harga sembako sudah bukan hal yang biasa, asalkan kenaikan harga tidak melebihi dari lima puluh persen dari harga sebelumnya, dirasa masih wajar karena harga naik sesuai dengan stok dan kebutuhan,” pungkasnya. (ahm/uni/kpfm101)

169 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.