Perkawinan Anak Usia Dini Harus Ditekan

PALANGKA RAYA–Wakil Ketua I Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Hj Mukarramah, masalah pernikahan anak usia dini merupakan isu yang kompleks. Mukarramah menilai ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya perkawinan anak usia dini di lingkungan masyarakat.

“Mulai dari faktor kemiskinan, geografis, kurangnya akses terhadap pendidikan, ketidaksetaraan gender, konflik sosial dan bencana, hingga tidak adanya akses terhadap layanan dan informasi yang komprehensif,” ucapnya kepada Kalteng Pos, Senin (26/9).

Maka dari itu, politikus perempuan dari Partai NasDem ini mengimbau kepada kalangan usia muda agar melakukan kegiatan-kegiatan yang produktif, untuk menghindari terjadinya perkawinan anak usia dini. Di sisi lain, kalangan orangtua juga harus berperan aktif mengawasi segala bentuk aktivitas anak guna menekan terjadinya kasus perkawinan anak usia dini.

“Orang tua harus melakukan pencegahan dan bimbingan rutin terhadap anak, hingga memiliki sikap kepemimpinan melakukan advokasi sebagai upaya penekanan terjadinya perkawinan anak usia dini,” kata Mukarramah.

Imbauan ini, lanjut Mukarramah, tidak hanya berlaku kepada anak-anak perempuan dan laki-laki saja. Melainkan orang tua serta para pemangku kepentingan, guna terwujudnya lingkungan masyarakat yang optimal, sehingga anak-anak dapat sepenuhnya terhindar dari praktik perkawinan usia dini.

“Dengan adanya upaya penekanan praktik perkawinan anak usia dini, kita telah menyelamatkan masa depan mereka, terutama dalam mengembangkan bakat dan kreativitas mereka sebagai generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tutup wakil rakyat asal Dapil III Palangka Raya, meliputi Kecamatan Pahandut dan Sebangau ini. (pra/uni/kpfm101)

189 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.