DKPPP Optimalkan Ketahanan Pangan

SERAHKAN SEMBAKO : Penjabat Bupati Barito Selatan Lisda Arriyana memberikan sembako kepada warga Buntok seberang secara simbolis, beberapa waktu lalu.

BUNTOK –  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Barito Selatan melaksanakan sejumlah kegiatan untuk membantu mengendalikan inflasi di daerah itu.

“Sejumlah kegiatan tersebut dalam bidang ketahanan pangan, perikanan, peternakan dan hortikultura,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Barito Selatan Ida Safitri melalui Sekretaris DKPPP Nyimas Artini di Buntok, Senin (3/10).

Menurut dia, kegiatan yang akan dilaksanakan itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2022.

“Untuk di bidang perikanan, kita akan memberikan subsidi kepada 800 orang nelayan sebagai penerimanya dan untuk satu orang nelayan mendapatkan Rp 100 ribu per bulan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari nilai tersebut, satu orang nelayan mendapatkan subsidi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) Rp 5.000 per harinya. “Satu orang nelayan per harinya mendapatkan subsidi dua liter BBM dengan kenaikan rata-rata Rp 2.500 per liter dan dikali dua, sehingga dalam per harinya mendapatkan subsidi Rp 5 ribu,” katanya.

Jumlah tersebut, lanjut Nyimas Artini, dikalikan 20 hari kerja, sehingga satu nelayan akan mendapatkan subsidi BBM Rp100 ribu per bulan.

Untuk bidang ketahanan pangan, kata dia, pihaknya juga akan mengadakan bazar pangan murah dan komoditi yang akan dijual pada kegiatan itu nantinya dalam bentuk satuan dan bukan dalam bentuk seperti paket sembako.

Komoditi yang akan dijual pada bazar tersebut diantaranya seperti telur, bawang, minyak goreng, gula dan komoditi lain yang harganya mengalami kenaikan di pasaran.

“Komoditi pangan yang dijual dalam bazar itu nantinya akan disubsidi dengan harga jualnya di bawah harga pasaran,” jelasnya.

Bazar murah tersebut rencananya akan dilaksanakan di bulan Oktober 2022 ini. Sedangkan untuk bidang tanaman pangan, pihaknya melakukan budi daya tanaman cabai rawit dan kegiatan lainnya.

Kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan itu dalam upaya meningkatkan daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi dampak dari kenaikan harga BBM. (ner/ens/kpfm101)

181 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.