Pemilik Bisa Bawa Makanan Sendiri, Ada Tarif Khusus Memandikan

Ketika Jasa Penitipan Hewan Peliharaan Banjir Orderan

BANJIR ORDERAN: Pemilik jasa penitipan hewan peliharaan di Palangka Raya banyak mendapat orderan penitipan dari warga yang libur natal dan tahun baru.

Bisnis klinik hewan dan petshop di Palangka Raya banjir orderan pada momentum hari besar keagamaan dan libur nasional. Termasuk libur Natal dan tahun baru (Nataru). Banyak warga yang menitipkan hewan peliharaan pada jasa penitipan hewan. 

ANISA B WAHDAH, Palangka Raya

PENCINTA hewan peliharaan seperti kucing dan anjing tidak perlu khawatir lagi jika punya rencana perjalanan ke luar daerah. Beberapa klinik hewan dan petshop di Kota Palangka Raya melayani penitipan hewan peliharaan.

Momentum libur Nataru kali ini, angka penitipan hewan peliharaan cukup tinggi. Beberapa petshop yang didatangi Kalteng Pos masih dipenuhi hewan peliharaan warga yang menitip, meski ada juga tempat penitipan yang sudah mulai terlihat longgar, karena hewan peliharaan telah diambil kembali oleh pemiliknya usai libur Natal.

Kalteng Pos singgah di Pet World Palangka Raya untuk melihat animo warga menitipkan hewan peliharaan selama periode Nataru. Salah satu karyawan, Gunawan mengaku penitipan hewan peliharaan mulai meningkat sejak dua hari sebelum Natal. Namun setelah hari Natal, banyak hewan peliharaan yang diambil kembali pemiliknya.

“Momentum Nataru kali ini memang cukup banyak yang menitipkan hewan peliharaa, sejak dua hari sebelum Natal banyak yang menitipkan, tapi sudah diambil kembali setelah Natal, ada beberapa lagi yang akan diambil pemiliknya setelah tahun baru,” katanya saat dibincangi di Pet World, Jumat (30/12).

Tidak ada batas waktu untuk penitipan. Namun biasanya para pemilik tak berlama-lama menitipkan hewan peliharaannya. Biasanya paling lama hingga dua minggu. Warga yang ingin menikmati libur Natal dan tahun baru, rata-rata menitipkan hewan peliharannya hingga tahun baru.

“Di sini hanya menerima penitipan kucing dan anjing, penitip paling sebentar hanya satu atau dua hari saja,” tuturnya.

Saking banyaknya penitip pada momentum Nataru, petshop yang beralamatkan di Jalan Cempaka, Kota Palangka Raya ini sempat menolak beberapa permintaan penitipan karena keterbatasan kandang.

“Sebetulnya tidak ada batasan maksimal binatang yang dititipkan di sini, hanya saja kami menyesuaikan jumlah kandang yang ada, terpaksa beberapa penitipan kami tolak,” ucapnya kepada Kalteng Pos.

Animo ini tentu berbeda jauh dengan hari-hari biasa. Pada hari biasa, dalam seminggu hanya ada dua atau tiga saja hewan yang dititipkan. Namun pada momen liburan justru bisa mencapai 15 ekor hewan peliharaan yang dititipkan.

“Di luar momen liburan, biasanya hanya ada dua atau tiga hewan yang dititipkan, tidak setiap hari ada hewan yang dititipkan, memang terlihat peningkatannya pada momentum Nataru ini,” ucap pria berusia 23 tahun itu.

Menurutnya, penitipan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing melonjak saat libur Nataru dan Idulfitri. Pada momentum Nataru, yang paling banyak dititipkan adalah anjing. Sementara pada momentum Idufitri, yang paling banyak adalah kucing.

“Memang sudah dapat diprediksi, tidak hanya tahun ini saja, tapi juga tahun-tahun sebelumnya, tiap libur hari besar keagamaan, animo penitipan hewan peliharaan cukup tinggi,” ucapnya.

Di petshop ini, hewan peliharaan yang dititipkan diberi makan dua hingga tiga kali dalam sehari. Makan dan minum disediakan pengelola petshop. Namun pemilik juga bisa membawa sendiri makanan dan minuman.

“Penitip tidak bisa memilih makanan untuk hewan yang dititipkan di sini, mereka bisa membawa dari rumah atau membeli di petshop ini. Bagi hewan pemakan akan diberikan tiga kali makan dan hewan tidak pemakan hanya diberikan dua kali makan, tergantung hewannya, pemakan atau tidak,” beber dia.

Tidak ada perawatan khusus bagi hewan yang akan dititipkan. Karena itu, pemilik hewan harus memastikan hewan peliharaannya dalam kondisi sehat sebelum dititipkan. Untuk jasa perawatan lainnya seperti jasa memandikan, ada patokan harga tersendiri.

Hewan yang dititipkan tidak dimandikan. Apabila pemilik ingin hewan peliharaannya dimandikan, harus membayar tarif memandikan. Untuk sewa penitipan kucing, sehari Rp25 ribu per ekor, anjing kecil Rp35 ribu, anjing besar Rp60 ribu. Sementara tarif memandikan, kucing Rp60 ribu, anjing kecil Rp100 ribu, dan anjing besar Rp200 ribu.

“Jika penitip ingin mendapat perawatan mandi, maka harus bayar sewa jasa,” sebutnya.

Pada Jumat (30/12), di petshop ini hanya tersisa enam ekor anjing dan dua ekor kucing. Beberapa hewan peliharaan sudah diambil kembali oleh pemiliknya usai Natal.

Peningkatan signifikan juga terjadi di klinik hewan Paws Health Palangka Raya, Jalan Tingang, Palangka Raya. Pemilik klinik, drh Dinda Rahma Hadiputri mengatakan, penitipan hewan peliharaan pada momentun Nataru mengalami peningkatan hingga 100 persen dibandingkan hari biasa.

“Lumayan peningkatannya, karena kami sudah buat tempat khusus penitipan anjing, permanen dan lebih besar, jadi ada peningkatan,” ucapnya saat dihubungi Kalteng Pos, Minggu (1/1).

Menurut Dinda, peningkatan penitipan tidak hanya anjing, tapi juga kucing. Saat ini pihaknya menerima penitipan lebih 20 ekor anjing dan 20 ekor kucing. “Tapi tidak include dengan perawatannya, ya. Untuk perawatannya terpisah,” kata dia. (*/ce/ala/kpfm)

264 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.