Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

MENJAGA TOLERANSI: Umat Buddha Kalteng mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan merawat keberagaman di Bumi Tambun Bungai.

Pesan MBI Kalteng dan Umat Buddha Vihara Avalokitesvara Sampit

PALANGKA RAYA-Perayaan tahun baru China atau Imlek 2574 Kongzili/2023 sudah dilaksanakan beberapa hari lalu. Berdasarkan kalender Imlek, tahun ini merupakan tahun shio kelinci air. Umat Buddha di Kalteng berharap masyarakat senantiasa diberi kesehatan, keberhasilan, kemajuan dalam spiritual, dan moderasi beragama senantiasa terjaga.

Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kalteng Bambang Siswanto menuturkan, awal tahun penanggalan Tiongkok ini harus dijadikan momentum untuk merekatkan kerukunan antarumat beragama, termasuk antarsuku, ras, dan golongan. Semua harus menjunjung falsafah huma betang, yang bermakna hidup rukun di tengah keberagaman.

“Kami berharap semua yang tinggal di Bumi Tambun Bungai ini saling menghormati dan menghargai, sehingga kedamaian hidup bermasyarakat terus terjaga,” ungkapnya dalam rilis, Senin (13/2).

Tahun ini dan tahun depan menjadi tantangan berat bagi masyarakat. Di tahun politik ini, sudah seharusnya kita saling menghargai perbedaan, khususnya perbedaaan pilihan politik. Jangan sampai perbedaan pandangan politik justru membawa perpecahan di tengah masyarakat.

“Kami MBI Kalteng dan umat Buddha Vihara Avalokitesvara Sampit mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketenteraman dan suasana kondusif di Kalteng,” pesannya.

Pihaknya juga sangat mendukung kerja aparat kepolisian dalam menindak tegas oknum atau pihak yang sengaja menyebarkan berita-berita tidak benar yang berpotensi memecah-belah masyarakat Kalteng. (sos/ce/ram/kpfm)

147 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.