Kemajuan Batara Tak Lepas dari Fondasi Pembangunan oleh Pendahulu

SINERGISITAS: Bupati Batara H Nadalsyah salam komando dengan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat pemotongan tumpeng pada acara syukuran dan ramah tamah di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin (17/7).

Bupati Barito Utara (Batara) H Nadalsyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pendahulu, yakni Bupati Drs HA Dj Nihin dan Ir H Achmad Yuliansyah yang telah meletakkan fondasi dasar pembangunan Kabupaten Batara.


HERMAN, Muara Teweh

BUPATI Nadalsyah mengakui bahwa program yang baik seperti pembangunan Bandara H Muhammad Sidik yang digagas oleh Bupati Ir H Achmad Yuliansyah dilanjutkan pada masa kepemimpinannya. Pelanjutan pembangunan bandara tersebut berjalan sukses dan lancar. Hasilnya diuji langsung beberapa maskapai penerbangan. Pada akhirnya, awal tahun 2020 diresmikan oleh Wakil Presiden Mar’uf Amin,” kata Bupati Nadalsyah pada acara syukuran dan ramah tamah di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin (17/7).

Selain itu, ada program pembangunan waterfront city (WFC) yang juga digagas oleh Bupati Achmad Yuliansyah, yang kini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dari pagi hingga sore hari. “Kemajuan Batara tak lepas dari para pendahulu yang sudah menancapkan fondasi pembangunan,” ucap Koyem, sapaan akrab Nadalsyah.

Dikatakan orang nomor satu di Kabupaten Batara itu, memasuki usia ke-73 tahun bertepatan dengan akhir masa kepemimpinannya. Selama ini telah ada sinergi dan kerja sama yang baik dari berbagai pihak. Pastinya atas rida Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa, banyak kemajuan pembangunan yang telah diraih Pemkab Batara. Pembangunan tersebut juga sangat dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya di sektor infrastruktur, berupa pembangunan jalan dan jembatan di sembilan kecamatan.

Untuk jembatan, pemkab telah membangun tiga jembatan, yakni Jembatan Pengulu Iban yang posisinya berada di tengah kota, yang berguna memperpendek jarak tempuh warga Kelurahan Jambu dan Kelurahan Jingah menuju Kota Muara Teweh. “Sebelumnya sangat jauh, sekarang mereka merasakan sama seperti dalam Kota Muara Teweh,” tutur Koyem.

Ada juga pembangunan jembatan di Desa Lemo untuk memperpendek jarak tempuh warga Batara ke ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Kemudian pembangunan jembatan penyeberangan Tumpung Laung-Sikan, yang membuka akses keterisolasian warga Kecamatan Montallat. Di sektor kesehatan, ada pembangunan RSUD Muara Teweh dengan sejumlah fasilitas pendukung serta pembangunan puskesmas-puskesmas. Sektor kelistrikan, ada pembangunan listrik desa di sembilan kecamatan yang memungkinkan beberapa desa sudah teraliri listrik.

Pada sektor pemerintahan, Pemkab Batara memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak sembilan kali berturut-turut. Selain itu, ada juga kemajuan pembangunan sektor pendidikan dan pertanian. Rumah jabatan Bupati Batara yang dahulu terbakar karena banyak material dari kayu telah dibangun ulang dan kini sudah berdiri kokoh dengan dua lantai.

“Sekali lagi atas nama masyarakat dan Pemkab Batara mengucapkan selamat hari jadi ke-73 Kabupaten Batara. Ucapan terima kasih kepada Wakil Gubernur Kalteng, Ketua/Wakil Ketua DPRD Kalteng, bupati/wali kota se-Kalteng, mantan bupati/wakil bupati, dan seluruh undangan yang berkenan hadir pada peringatan HUT ke-73 Kabupaten Batara,” kata Koyem.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo bertindak selaku inspektur upacara pada puncak acara HUT ke-73 Kabupaten Batara yang mengusung tema Barito Utara Bermartabat, Masyarakat Berakhlak, Pembangunan Tumbuh Pesat. Atas nama pribadi dan Pemprov Kalteng, Wagub Edy mengucapkan selamat merayakan hari jadi ke-73 Kabupaten Batara dan selamat atas raihan WTP ke-9 kali berturut-turut. Ucapan terima kasih juga diutarakan kepada para pendahulu atau para tokoh pemikir pembangunan yang telah meletakkan fondasi dasar bagi Kabupaten Batara.

“Memang menjadi kewajiban kita yang muda untuk melanjutkan program pembangunan yang telah diletakkan para pendahulu. Untuk itu, marilah kita terus bergandengan tangan membangun Bumi Isen Mulang dengan bingkai falsafah Huma Betang untuk kemajuan pembangunan Provinsi Kalteng,” ungkapnya. (ce/ram/kpfm)

166 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.