Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan

TEMUI WARGA: Anggota DPRD Kota Palangka Raya Dapil I, Khemal Nasery menanggapi aspirasi masyarakat pada reses dewan di Kelurahan Bukit Tunggal, Jumat (4/8). Foto: ILHAM/ KALTENG POS

Karena kami tidak bisa mengakomodasi semua usulan masyarakat karena terbatas oleh anggaran penyelenggaraan. Oleh karena itu, kami akan menyeleksi kebutuhan mendesak dari masyarakat,”

Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya

Khemal Nasery

PALANGKA RAYA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya di Daerah Pemilihan (Dapil) I melaksanakan reses di Kantor Kelurahan Bukit Tunggal, Jumat (4/8). Salah satu anggota dewan yang ikut reses, Khemal Nasery, menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat pada reses dewan tersebut sangat beragam. Berbagai usulan yang diterima akan dijadikan bahan untuk diperjuangkan dan diharapkan dapat terealisasi di masa depan.

“Tadi ada beberapa masyarakat yang menyampaikan aspirasinya terkait infrastruktur jalan dan penampungan anak putus sekolah yang kemudian dibina di sebuah bengkel,” ungkap Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya ini.

Politisi dari Partai Golkar ini menyebutkan bahwa ada usulan menarik mengenai penampungan anak putus sekolah yang dibina oleh Ketua RT setempat di bengkel. Namun, karena terkendala kurangnya peralatan yang memadai, hal tersebut menjadi perhatian utama dalam reses dewan kali ini.

“Itu sangat positif, namun sangat disayangkan kita tidak mengetahui hal tersebut. Mudah-mudahan dengan adanya reses dewan ini, kekurangan fasilitas di bengkel dapat terpenuhi. Kami akan bersama-sama memperjuangkan, memberi dukungan, dan bantu supaya bengkel serta sumber daya manusianya dapat terus berkembang di masa mendatang,” katanya.

Anggota DPRD Dapil I ini menegaskan bahwa reses ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur semata, tetapi juga mencakup berbagai sektor lain seperti UMKM, sosial, kesehatan, dan pendidikan. Dari berbagai aspirasi yang disampaikan, pihaknya akan memilah dan memprioritaskan usulan mana yang dapat diperjuangkan dan diwujudkan.

“Karena kami tidak bisa mengakomodasi semua usulan masyarakat karena terbatas oleh anggaran penyelenggaraan. Oleh karena itu, kami akan menyeleksi kebutuhan mendesak dari masyarakat,” tutupnya (*ham/kpfm).

155 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.