jpnn.com, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan kekhawatirannya terkait dampak penanggulangan wabah virus corona terhadap ekonomi negara adidaya tersebut. Menurutnya, karantina massal alias lockdown yang kini diterapkan dapat berujung pada hancurnya ekonomi. “Kita tidak boleh membiarkan solusinya lebih merusak ketimbang
Category: Internasional
Kewalahan Hadapi Corona, Turki Datangkan Obat Spesial dari Tiongkok
jpnn.com, ANKARA – Pemerintah Turki mengumumkan penggunaan obat dari Tiongkok untuk memerangi wabah virus corona yang telah menjangkiti lebih dari 1.500 orang di negara tersebut. Obat tersebut telah tiba di Turki, Senin (23/3). “Obat spesial ini diklaim telah berhasil meningkatkan kondisi pasien
Inggris Lockdown, Boris Johnson: Kalau Anda Tidak di Rumah, Banyak Nyawa akan Hilang
jpnn.com, LONDON – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memutuskan lockdown selama tiga minggu untuk mencegah penularan virus corona jenis baru COVID-19. Boris memerintahkan semua masyarakat Inggris tetap di rumah mulai Senin (23/3) malam waktu setempat. “Anda harus tinggal di rumah,” kata PM Boris seperti
8 Fakta Catatan FAO, Serangan Corona Dibandingkan dengan Perang Dunia II
jpnn.com, SINGAPORE – Abdolreza Abbassian, seorang ekonom senior di Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia PBB (FAO), menyebut sejumlah fakta dampak penyebaran virus corona jenis baru, COVID-19. Pertama, karantina wilayah dan belanja dalam skala besar-besaran atau panic buying yang sudah terjadi di sejumlah negara
Kapan Ada Vaksin Corona? Jawaban Ryan Bikin Kita Menarik Napas Panjang
jpnn.com, LONDON – Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO Mike Ryan mengingatkan pemerintah di negara-negara yang terkena serangan virus corona COVID-19, untuk tidak mudah menerapkan lockdown. Langkah pemerintah mengunci warganya untuk mengalahkan virus corona, dinilai tidak cukup. Dikatakan, yang sangat dibutuhkan adalah langkah-langkah
Karyawan Positif Terinfeksi Corona, NASA Terpaksa Tunda Misi Kembali ke Bulan
jpnn.com, FLORIDA – Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) terpaksa menunda untuk mengirim astronot ke Bulan pada 2024. Hal itu menyusul penutupan sementara dua fasilitas produksi roketnya, setelah seorang karyawan dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Administrator NASA Jim Bridenstine mengatakan, penutupan Michoud Assembly Facility