Manyipet Kini Jadi Olahraga Tradisional

peserta sedang ikut Lomba manyipet (asep-mmc kalteng)

KPFM, Palangka Raya – Lomba tradisional Manyipet dalam rangkaian Festival Budaya Isen Mulang dilaksanakan di Taman Budaya Kalimantan Tengah, Jalan Temanggung Tilung Kota Palangka Raya Rabu (19/6/2019).

Manyipet atau dikenal dengan sebutan menyumpit ini, Di Kalimantan pada jaman dulu digunakan untuk berperang maupun berburu di hutan. Tetapi kini, sudah sering dijadikan olah raga tradisional, baik di even daerah atau juga nasional.

Johnson E. Gasan sebagai Panitia Manyumpit mengatakan, untuk penilaian, peserta dari masing-masing regu berjumlah 3 orang, akan menyumpit sebanyak 5 kali, dan akan dihitung siapa yang paling tinggi nilainya.

“Setiap peserta akan menyumpit, dengan target yang sudah disediakan oleh panitia, dengan lima kali menyumpit, lalu, sasaran menyumpit terdapat nilai-nilai didalamnya,” Ujarnya.

Satu tim biasanya terdiri dari 3 orang. Masing-masing harus membidik satu rambahan atau sepuluh anak sumpit (damek) ke sasaran yang berjarak sekitar 15 m. Sasarannya dibuat dari gabus yang dibuat melingkar dan diberi lingkaran tengah dengan urutan untuk penilaian

Pada tahapan lomba, sifatnya terukur langsung dijumlahkan nilainya, selesai lima kali menyumpit, dihitung nilainya siapa yang paling terbanyak, jika ada yang sama maka akan diulang lagi. (mmckalteng/dha-KPFM)

235 Views

About The Author

Related posts