Helicopter water bombing

;

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan tengah, khususnya di Palangka Raya, menjadi permasalahan serius. Berdasarkan laporan dari posko karhutla, pada Juli ini, di Kota palangka raya sudah terjadi 176 kali kebakaran lahan Jumlah ini menjadi yang terbanyak dibanding kabupaten lainnya di Kalteng.
Pemadaman melalui darat belum maksimal. Karena itu, alternatifnya adalah pemadaman melalui udara menggunakan helikopter water bombing. Koordinator lapangan helikopter bomber air, kapten Irvan mengatakan, pemadaman karhutla menggunakan bomber air ini Dalam pemadaman karhutla, helikopter tersebut akan mencari sumber air terdekat dengan lokasi kebakaran. Satu helikopter mampu terbang selama tiga jam, sebelum harus kembali ke landasan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalteng Mofit Saptono Subagio mengungkapkan, penanganan kebakaran terus dilakukan secara maksimal oleh pihaknya dengan melibatkan masyarakat.

205 Views

About The Author

Related posts