Chen Long, Seorang Bapak yang Mengejar Rekor Lin Dan di China Open

jpnn.com, CHANGZHOU – Tuan rumah punya enam wakil di semifinal China Open 2019 hari ini, salah satunya ialah Chen Long.Tunggal putra berusia 30 tahun itu lolos ke semifinal usai menyingkirkan pemain Hong Kong Ng Ka Long Angus 21-13, 21-13, Jumat (20/9).Tahun lalu, Chen Long terhenti di perempat final, kalah dari Anthony Sinisuka Ginting yang akhirnya menjadi juara. Kini, Chen punya motivasi ganda untuk menjadi kampiun di depan publik sendiri.

Pertama, Chen hanya berjarak satu gelar lagi dengan pemegang rekor terbanyak juara di tunggal putra China Open, Lin Dan. Chen menjadi jawara China Open empat kali yakni 2010, 2012, 2013 dan 2017. Hanya selisih satu dengan Lin Dan (2003, 2004, 2008, 2009, 2011).

Motivasi kedua, ini merupakan tahun pertama buat Chen menyesuaikan diri dengan kehidupannya sebagai seorang ayah. Dia akan tampil di depan keluarganya.

“Ada tanggung jawab tambahan (sebagai ayah). Kinerja saya belakangan ini mungkin tidak seperti biasanya. Namun, bukan berarti saya tidak bisa bersaing. Keluarga dan bulu tangkis sama-sama penting, tetapi untuk saat ini kompetisi adalah prioritas utama saya,” kata Chen seperti dikutip dari laman bwf.

Di semifinal hari ini, Chen akan ketemu peringkat satu dunia, Kento Momota, si kidal Jepang yang tahun lalu harus gigit jari kalah di final.

Momota juga pasti punya motivasi tersendiri, lantaran dia belum pernah menjadi juara di China Open. Bahkan, belum pernah sekali pun tunggal putra dari Negeri Sakura yang berjaya di ajang ini. “Tahun ini merupakan musim yang sibuk. Namun, saya dalam kondisi yang baik,” kata Momota.

24 Views

About The Author

Related posts