Primal Scream dan Dipha Barus Tutup Soundrenaline 2019

Primal Scream di GWK, Bali, Minggu (8/9) malam. Foto: Dedi Yondra/JPNN.Com

jpnn.com – Festival musik Soundrenaline 2019 sukses digelar selama dua hari, 7 dan 8 September di GWK, Bali. Pada hari kedua (8/9), deretan musisi dalam dan luar negeri berhasil menyuguhkan penampilan terbaik.

Pada sore hari, Soundrenaline 2019 dibuka oleh The Hydrant, Revenge The Fate, Mondo Gascaro, dan Tulus. Dilanjutkan dengan RAN, DeadSquad, Kimokal, Pamungkas, Navicula yang mulai memanaskan penonton.

Soundrenaline 2019 beranjak malam dimeriahkan dengan Barasuara, Kahitna, Kunto Aji, Danilla, dan salah satu bintang tamu utama, Primal Scream. Band asal Glasgow itu tampil memukau di A Stage dengan sederet lagu andalan. Di antaranya, Swastika Eyes, Movin On Up, dan Country Girl.

Kehadiran Primal Scream disambut teriakan penonton Soundrenaline 2019 yang telah lama menanti. Band yang dimotori Bobby Gillespie itu membius pendengar dengan musik rock yang jadi ciri khas.

Keempat panggung Soundrenaline sukses ditutup dengan penampilan musik paling berkesan dari Glenn Fredly di A Stage, Dipha Barus dan para vokalis di Celebration Stage, Mocca ft. Ardhito Pramono di All Time Stage, dan Efek Rumah Kaca di Creators Stage.

Dipha Barus mengentak panggung dengan racikan musik elektronik yang dimainkan. Ribuan penonton dibuat bergoyang keasyikan mengiringi lagu.

Ragam penampilan pada panggung yang berbeda semakin mendorong semangat para penikmat musik yang hadir untuk menikmati persembahan terakhir dari Soundrenaline ‘The Spirit of All Time’.

“Kami selaku penyelenggara sangat bangga dengan gelaran Soundrenaline 2019 yang mampu memberikan timeless festival experience bagi seluruh pengunjung yang hadir. Ini semua tak lepas dari dukungan semua pihak yang terlibat terutama para music curator, art director, 60 musisi, dan 17 kolaborator yang terlibat,” kata Andhika Adiputra dari Level 7 selaku penyelenggara Soundrenaline 2019 di GWK, Bali, Minggu (8/9) malam.

Gelaran Soundrenaline 2019 diklaim berhasil memberikan suguhan terbaik. Selain panggung-panggung artistik, terdapat area camping ground atau A Camp, Go Ahead Workshop, Jamuan Seniman atau live cooking demo dari beberapa seniman dan musisi. Ditambah Street Musician atau ngamen dadakan oleh Dialog Dini Hari, Joe Million, dan Elkarmoya, RAP Battle dari Lazy Lounge, marketplace yang diisi oleh 40 tenant dengan berbagai produk, dan empat karya instalasi berskala besar,

“Seluruh penampilan, karya, maupun kegiatan di seluruh area festival berhasil memberikan kesan mendalam dan membuat Soundrenaline tetap menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, tutup Andhika. (mg3/jpnn)

196 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.