6 Manfaat Pepaya untuk Kulit Wajah

jpnn.com – Jika Anda perhatikan, banyak produk perawatan kulit yang menggunakan pepaya sebagai bahan utama atau bahan campuran. Contohnya sabun mandi, losion, masker wajah dan rambut, serum, dan lain-lain. Ini karena pepaya tak hanya baik untuk melancarkan pencernaan, tetapi juga untuk kulit wajah.

Lebih lengkapnya, simak ulasan tentang berbagai manfaat pepaya bagi kulit wajah.

1. Meregenerasi kulit

Manfaat pepaya dalam mencerahkan dan meregenerasi kulit telah dibuktikan melalui beberapa produk sabun yang terbuat dari ekstrak buah pepaya, yang dapat dengan mudah didapat di toko kecantikan atau toko obat.

Meski rasanya tak asam dan bukan golongan sitrus, buah yang dagingnya berwarna oranye ini memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Oleh sebab itu, pepaya sering dijadikan bahan baku dalam pembuatan sabun pencerah wajah.

“Vitamin C sangat dibutuhkan kulit untuk merangsang produksi kolagen yang berperan dalam menjaga elastisitas kulit. Selain itu, vitamin C juga memberikan efek antioksidan yang melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet.” Demikian dikatakan oleh dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, dari KlikDokter.

Vitamin C juga dapat C membantu pertumbuhan sel kulit baru dan membentuk kulit yang lebih cerah. Selain itu, vitamin C juga dapat mengencangkan pori-pori dan mengurangi sekresi sebum.

Pepaya juga mengandung vitamin A dan E. Dokter Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter turut menambahkan, kombinasi vitamin A, E, dan C dapat membantu kelancaran proses regenerasi kulit, sehingga bisa mengurangi sel kulit mati yang menyumbat pori-pori dan mencegah kekusaman pada kulit wajah.

2. Mencegah peradangan pada kulit

Enzim proteolitik (pengurai protein) chymopapain dan papain dalam pepaya dapat mempercepat proses penyembuhan serta mencegah timbulnya infeksi lanjutan di area kulit yang terbakar matahari, misalnya setelah berjemur di pantai. Sabun atau losion berbahan pepaya bisa digunakan.

Ketika menggunakan sabun pepaya untuk mandi, biasanya kulit yang sudah telanjur menggelap akan mengelupas secara bertahap, lalu warnanya kembali seperti semula.

Kondisi tersebut dipicu oleh kombinasi kandungan enzim papain beserta asam alfa hidroksi (AHA). Keduanya bertindak sebagai eksfolian untuk melarutkan protein tak aktif sekaligus membuang sel kulit mati.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, oleskan juga pelembap yang mengandung enzim papain.

Selain itu, produk perawatan kulit yang mengandung papain juga berkhasiat dalam mengobati bisul.

3. Melembutkan kulit

Setelah proses pengelupasan kulit selesai, biasanya kulit menjadi lebih kering. Nah, dengan mengaplikasikan losion yang mengandung ekstrak buah pepaya secara rutin, permukaan kulit akan menjadi lebih lembap dan lembut

Salah satu bagian kulit yang rentan bersisik adalah pada betis. Untuk melembutkannya, Anda juga bisa mencoba menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung ekstrak pepaya.

4. Menyamarkan garis-garis halus

Tak cuma dagingnya yang bermanfaat, kulit pepaya juga bermanfaat untuk mengurangi tanda-tanda penuaan.

Beberapa penelitian bahkan mengklaim bahwa efektivitasnya sama kuat dengan tretinoin. Enzim di dalam kulit pepaya dipercaya dapat menyamarkan kerutan serta bintik-bintik penuaan.

5. Mengurangi lingkaran hitam di bawah mata

Selain sabun atau losion yang mengandung ekstrak pepaya oranye, Anda juga bisa memanfaatkan pepaya hijau untuk mengurangi lingkaran hitam di bawah mata.

Buah pepaya hijau dapat dihancurkan menjadi bubur, lalu Anda dapat mengoleskannya di bawah mata. Diamkan selama beberapa waktu dan lakukan secara rutin untuk memudarkan lingkaran gelap tersebut.

6. Memelihara kondisi kulit yang eksem dan psoriasis

Penderita eksem dan psoriasis dapat mengandalkan produk perawatan kulit yang mengandung ekstrak pepaya agar kulit tak terlampau kering. Bahkan, kulit-kulit mati yang menempel pada kulit juga bisa dihilangkan.

Setelah melihat apa saja manfaat pepaya untuk kulit wajah, rasanya jadi ingin cepat-cepat membeli produk berbahaya pepaya, bukan? Untuk memaksimalkan efeknya, lindungi juga kulit dari paparan sinar matahari langsung terlalu lama, banyak minum air putih, tidak merokok, dan mengonsumsi banyak sayur dan buah yang kaya akan antioksidan.(MS/RN/klikdokter)

12 Views

About The Author

Related posts