Polsri Buka Peluang Pertahankan Gelar LIMA Futsal Sumatera Conference

jpn.com, PALEMBANG – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang memastikan diri tampil di babak final LIMA Futsal Sumatra Conference Season 7 setelah mengalahkan runner up Pul B Universitas Tridinanti Palembang (UTP).Dalam lanjutan kompetisi yang berlangsung di GOR Dempo, Palembang, Rabu (23/10), Polsri menang dengan skor 6-2.

Polsri tampil di semifinal sebagai juara Pul A dengan raihan total 12 poin dari empat laga yang mereka mainkan. Sementara UTP maju ke semifinal sebagai runner-up Pul B dengan raihan lima poin hasil dari satu kali menang, dua kali seri, dan satu kali kalah.

Pada pertandingan empat besar ini, Polsri menggunakan formasi 2-2 melawan UTP yang menerapkan pola 1-2-1. Gol pembuka justru lahir dari tim UTP melalui Muhammad Meidiansyah Putra pada menit ke lima.

Polsri yang berstatus juara bertahan baru bisa menyamakan kedudukan empat menit kemudian melalui Hardika Putra. Polsri lalu berbalik unggul pada menit ke-13 lewat solo run kapten tim, Kms Fahmi.

Sadar lawan memiliki pertahanan yang relatif tangguh, tim Polsri menerapkan taktik memaksimalkan lebar lapangan dan umpan jauh untuk mendapatkan celah.

Hal itu dilakukan karena UTP terpusat di sektor tengah lapangan dan mengandalkan umpan-umpan pendek antarpemain.

Kms fahmi tampil gemilang di pertandingan ini setelah pada menit ke-14 kembali berhasil mencetak gol lewat solo-run. UTP berusaha untuk mengejar keunggulan lawan dengan bermain melebar.

M. Faizzinie Fernanda hampir mencetak gol, tetapi tendangannya dari sudut sempit masih melebar dari gawang Polsri. Polsri berhasil memperbesar keunggulan lewat tendangan keras M. Rifqy Baihaqi ke arah sudut gawang UTP.

Skor 4-1 menutup babak pertama.
Pada babak kedua, UTP langsung bermain menyerang untuk mengejar keunggulan lawan, akan tetapi Polsri menunjukkan pertahanan yang kuat.

Pada menit ke-24, Polsri berhasil memotong pergerakan bola lawan dan melakukan serangan balik yang cepat sehingga Hardika Putra dapat mencetak gol untuk yang kedua kalinya.

UTP berhasil mencetak gol pada menit ke-29 lewat tendangan Febri Yuita. UTP bermain lebih menyerang dan menekan sedangkan Polsri menurunkan tempo permainannya.

Di menit ke-30, Polsri berhasil menambah keunggulan lewat Elang Semarang. Salah satu pemain UTP mendapatkan kartu merah karena melanggar salah satu pemain Polsri.

Skor 6-2 untuk keunggulan Polsri menjadi penutup pertandingan ini. Pelatih Universitas Tridinanti Palembang (UTP), Ahmad Aprizal memberikan apresiasi kepada para pemain yang telah berjuang keras pada pertandingan ini.

“Pada game ini formasi kami tidak lengkap karena pemain ada yang cidera dan tak bisa main karena kendala administrasi,” ujarnya.

Sementara itu, asisten pelatih Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang, Yuyu Muhammad Akhirudin memuji permainan anak asuhnya.

Dia juga memuji kehadiran supporter yang datang menyaksikan langsung laga ini disebutnya menjadi salah satu faktor pendukung pada kemenenangan ini.

“Kami berterima kasih kepada para suporter yang datang menyaksikan pertandingan ini dan memberi semangat lebih dalam persiapan untuk menghadapi partai final nanti,” ujar Yuyu.

Dari sektor putri Tim Universitas Negeri Sriwijaya (Unsri) mendekati gelar juara setelah mengalahkan tim debutan, Universitas PGRI Palembang (Upgrip) dengan skor 8-2.

Pelatih Unsri Abdul Rahman, menyebut focus dan konsentrasi anak asuhnya kerap menurun. Untuk itu ia ingin hal tersebut tak terjadi lagi di laga terakhir

“Kami harus membenahi kesalahan selama ini untuk pertandingan nanti,” ujar Abdul.

Unsri mengawali keunggulan lewat gol yang dicetak Fina Wulandari. Fina menghasilkan gol pertama untuk Unsri setelah menerima tendangan ke dalam dari Riska Rahmania Putri.

Performa apik Fina mampu melewati pemain Upgrip dan menceploskan gol ke gawang. Gol pada menit kedua tersebut merupakan gol pertama Fina di ajang ini.
Unsri mengubah keunggulan menjadi 2-0 berkat gol dari Indah Gita Cahyani.

Kerja sama tim Unsri mampu membuat Indah menciptakan gol dengan mudah pada menit ke-10. Berselang dua menit, Riska Rahmania Putri turut menyumbang gol untuk Unsri. Gol Riska menjadi penutup babak pertama.

Kecerdikan Rada Prayois pada babak kedua mampu melewati dua pemain Upgrip dan mencetak gol keempat untuk Unsri. Unsri unggul dengan skor 4-0 pada menit ke-22.

Gol ini juga merupakan gol keempat yang dicetak student-athlete Unsri tersebut di LIMA Futsal: Sumatra Conference Season 7.

Semangat tiim Upgrip tidak menurun meski tertinggal empat gol. Mereka menciptakan gol pertama lewat Risma Safitri. Bola tendangan sang kapten pada menit ke-29 mampu menembus gawang yang dijaga Poppy Nurisa.

Risma kembali mencetak gol kedua untuk Upgrip setelah memanfaatkan bola yang gagal dicetak Niken Ardia Zulmeyana. Pada menit ke-37, kedudukan menjadi 2-5.

Tak lama kemudian, Indah menciptakan gol keduanya pada laga ini dan membuat Unsri unggul dengan skor 6-2. Bukan hanya Indah, Riska juga menghasilkan gol kedua untuk Unsri setelah menerima umpan dari Karlina Tri Sari pada ment ke-38.

Fina yang menghasilkan gol pertama untuk Unsri sekaligus mencetak gol penutup untuk kampusnya. Bola tendangannya pada menit ke-39 berhasil masuk ke gawang Upgrip.

“Anak-anak sudah bermain semaksimal mungkin. Tim putri Upgrip juga merupakan tim yang baru dibentuk. Kekalahan ini akan menjadi motivasi untuk mereka untuk belajar lagi agar lebih baik ke depannya. Kompetisi LIMA ini menjadi ajang pembuktian bagi kami ke kampus sehingga tahun depan pihak kampus akan kembali mendukung kami di LIMA,” kata ofisial Upgrip Sandy Rangga Saputra.

Unsri masih berada di puncak klasemen Pul X dengan sembilan poin. Unsri masih memiliki sisa satu pertandingan melawan AMIK Bina Sriwijaya, Kamis (24/10).

Sebelumnya, kedua tim pernah bertemu di hari kedua yang dimenangi Unsri dengan skor 9-3. (jos/jpnn)

298 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.