Maaf.. PSBB Agak Keras untuk Kebaikan

Wakil Walikota Palangka Raya, Hj Umi Mustikah

ODP-PDP Menurun, Angka Kesembuhan Covid-19 Meningkat Perlahan-lahan

PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya kini memasuki hari kedelapan. Penerapan PSBB ini dilakukan secara humanis, tapi tegas. Tujuannya untuk menekan angka sebaran Covid-19 dan mencegah terjadinya transmisi lokal. “Angka positif Covid-19 di Kota Palangka Raya terus menurun. ODP dan PDP juga trennya menurun, sedangkan angka kesembuhan terus meningkat perlahan-lahan,” kata Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah di GPU Palampang Tarung, Sabtu (16/5) lalu.

Padahal berdasarkan data dari Dinas Kominfo Palangka Raya, pada awal-awal penerapan PSBB sepekan sebelumnya, angka positif covid-19 mencapai 54 kasus, sembuh 20 orang, meninggal 3 orang, ODP 84 orang dan PDP 14 orang. Sampai kemarin (17/5), angka positif tercatat 60 kasus, sembuh 39 orang, meninggal 3 orang, ODP 89 orang, dan PDP 24 orang. “Alhamdulillah meskipun ada beberapa pro dan kontra PSBB bisa diatasi tuntas oleh petugas di lapangan,” ucapnyanya.

Menurut Umi, Provinsi Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya, harus lebih mewaspadai persebaran wabah di wilayah pasar. Karena berkaca dari penyebaran covi-19 di provinsi tetangga, Kalimantan Selatan (Kalsel), ternyata menunjukkan tren peningkatan meskipun PSBB sudah diterapkan. Makanya pihaknya mengambil langkah untuk memperketat pengawasan di daerah pasar dan di pos lintas batas (libas).

Penerapan PSBB di Kota Palangka Raya tidak akan berhasil tanpa peran serta masyarakat untuk mematuhi dan mengingatkan sesama warga satu sama lain tentang PSBB dan ketentuannya. “Mohon maaf kalau agak keras, tapi ini untuk kebaikan kita semua. Bisa kita lihat sendiri soal pro kontranya di lapangan dalam penerapan PSBB, tapi berhasil membuat tren yang bagus di Kota Cantik ini,” tuturnya. (kaltengpos/KPFM-101)

245 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.