Mundur Bacalwagub, Habib Mau Kemana?

Habib Ismail Bin Yahya

Ada Kader Gerindra, Demokrat dan PAN di Markas PKB

HABIB  Ismail Bin Yahya secara mengejutkan menyampaikan pengunduran dirinya sebagai bakal calon wakil gubernur (bacalwagub) Kalteng untuk periode berikutnya. Penyampaian pengunduran diri sebagai bacalwagub mendampingi Sugianto Sabran pada SOHIB jilid II, bertepatan dengan empat tahun keduanya memimpin Bumi Tambun Bungai, setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 25 Mei 2016.

“Dengan pertimbangan yang matang dan memohon petunjuk dari Allah Swt., maka saya menyatakan mundur sebagai bakal calon wakil gubernur Kalteng mendatang,” kata Habib setelah mengumandangkan takbir di rumahnya Jalan Anggrek, Palangka Raya, Senin (25/5). Penyampaian pengunduran dirinya ini itu juga disampaikan secara langsung (live) melalui akun Facebook miliknya.

Ternyata keputusan ini belum pernah disampaikannya kepada gubernur. Namun pria yang juga Ketua DPW PKB Kalteng berencana akan segera menyampaikan keputusannya tersebut. Bahkan dia bertekad akan melanjutkan pengabdian sebagai wakil gubernur dan akan tetap setia menemani H Sugianto Sabran selaku gubernur, hingga masa bakti mereka paripurna.

“Saya juga akan memperbaiki kesalahan saya selama menjabat. Tentunya perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak, agar yang saya lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kalteng, sesuai dengan moto; menebarkan manfaat di mana pun berada,” terangnya seraya menyatakan siap menerima kritik dan saran dari semua pihak dalam rangka menyelesaikan sisa masa jabatan bersama gubernur dalam kurun waktu setahun ini.

Yang menarik dalam momen penyampaian pengunduran dirinya sebagai bacalwagub Kalteng, terlihat tiga kader parpol di luar PKB duduk berjejer di belakang Habib. Mereka dari Partai Demokrat, Gerindra, dan PAN. Hal tersebut pun menimbulkan beragam tanya. Kemana Habib setelah mundurdari Cawagub SOHIB jilid II? Apakah Habib bakal membentuk poros baru menggandeng parpol untuk mengusung sebagai calon gubernur pada pilkada nanti?

Habib tak berkomentar banyak. Dia menyebut bahwa kehadiran beberapa tokok parpol itu hanyalah dalam rangka silaturahmi. “Tanda-tanda apa yang akan terjadi, silakan terjemahkan sendiri,” kata Habib setengah berkelakar.  

Habib sendiri sudah mendapatkan rekomendasi dari PKB Pusat untuk tetap mendampingi Sugianto untuk SOHIB jilid II. Untuk itu, menurutnya dia memilih menyerahkan keputusan selanjutnya kepada DPP PKB untuk memutuskan. “Kami akan serahkan sepenuhnya kepada keputusan DPP untuk menentukan sikap PKB ke depan,” tuturnya lagi. (kaltengpos/KPFM-101)

296 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.