Sugianto: Kami Ingin Hadir untuk Masyarakat

HUMAS POLDA UNTUK KALTENG POS
MENINJAU: Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bersama unsur forkompinda meninjau pelaksanaan rapid test massal di Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun, Sabtu (6/6).

Rapid Test Massal untuk Menekan Persebaran Covid-19

Gubernur Kateng H Sugianto Sabran meninjau pelaksanaan rapid test massal di Pasar Indra Sari, Pasar Cempaka Kumai, dan Pasar Karang Mulya, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar). Upaya ini dalam rangka menekan persebaran Covid-19 di wilayah Kalteng.  Selain ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melaksanakan rapid test di beberapa tempat pada Sabtu (6/5) dan Minggu (7/5),

Rapid test yang dilakukan itu merupakan kerja sama antara Pemprov Kalteng dengan Korem 102 Panju Panjung, Polda, dan Kejati Kalteng. Sebelumnya agenda kerja sama ini sudah dilakukan di Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Kotawaringin timur (Kotim). Kali ini telah disiapkan sekitar 2.000 alat rapid test dengan melibatkan 70 orang tenaga kesehatan (nakes).

Mengingat terus meningkatnya kasus Covid-19 di Kalteng, maka gubernur menyebut kondisi ini dinilai rentan. “Saat ini Kalteng sudah masuk urutan 13 kasus tertinggi se-Indonesia. Ini rentan. Untuk itu, perlu dilakukan penekanan dini dengan melakukan rapid test massal pada beberapa wilayah di Kalteng,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Selama ini, lanjut dia, pelaksanaan rapid test dilakukan pada pasar-pasar di Kota Palangka Raya maupun di kabupaten. Pasar dinilai sebagai lokasi dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi. “Kami ingin hadir untuk masyarakat. Kami harus melakukan rapid test massal untuk menekan persebaran Covid-19. Dilakukan di pasar, karena menjadi tempat interaksi masyarakat yang cukup tinggi,” ucapnya.

Gubernur menyebut, sejauh ini penanganan Covid-19 di Kalteng sudah bagus. Meski demikian, semua pihak diminta tetap waspada dan tidak lengah. Masyarakat menjadi kunci utama. Diimbau tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. “Pimpinan juga harus tegas, tidak ada tawar-menawar demi Kalteng. Kalau harus dikarantina, ya dikarantina,” tegasnya. (kaltengpos/KPFM-101)

377 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.