KH ANWAR ISA LC DIKENANG SEBAGAI TOKOH PANUTAN

Jenazah alm KH Anwar Isa Lc dimasukkan ke ambulans untuk dibawa menuju pemakaman usai disalatkan di Masjid Nurul Islam, Kamis (17/9). Foto : Denar/Kalteng Pos

PALANGKA RAYA-Tenda putih sudah terpasang di pintu masuk Kompleks Kuburan Muslimin Warga Amuntasi (HSU), Jalan Karanggan, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Karangan bunga ucapan duka berjejer. Puluhan orang menanti kedatangan jenazah almarhum KH Anwar Isa, ketua MUI Kalteng yang wafat pada Rabu (16/9) di Rumah Sakit dr Doris Sylvanus (RSDS) Palangka Raya.

Kamis (17/9) sekitar pukul 09.30 WIB, ratusan orang mengiringi mobil ambulans untuk mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhir. Turut hadir pula Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya dan beberapa pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, pengurus organisasi, tokoh agama, dan tokoh penting lainnya.

Proses pemakaman penuh haru. Tak sekali dua kali para pelayat mengaminkan kalimat yang disampaikan pembaca doa. Beberapa orang mengusap air mata. Melepas kepergian sosok ulama yang menjadi panutan umat muslim.

Habib menyebutkan, sepak terjang dan sumbangsih almarhum selama ini cukup besar untuk Bumi Tambun Bungai ini. KH Anwar Isa merupakan sosok yang aktif pada berbagai organisasi bahkan menjadi penasihat dan pendakwah.

“Atas nama Pemprov Kalteng kami sampaikan terima kasih terhadap sumbangsih almarhum untuk Kalteng. Semoga keluarga diberikan keikhlasan dan kesabaran atas kepergian beliau. Semoga Allah Swt mengampuni kesalahan beliau dan dilapangkan kuburnya hingga hari akhir nanti,” ucap Wagub Habib Ismail.

Di tempat yang sama, Ahmad Zaky Yamani selaku keponakan almarhum mewakili keluarga menyampaikan terima kasih kepada RSDS Palangka Raya maupuan RS Siloam yang telah menangani almarhum selama sakit, serta kepada semua orang yang membantu mendoakan. Pada detik-detik terakhir, anak-anak almarhum dapat berkumpul mendampingi dan mendzikirkan.

Sementara itu, salah satu murid almarhum, Syaifullah mengatakan, almarhum KH Anwar Isa merupakan sosok panutan dan teladan baik di ormas maupun di pengajian. Selama puluhan tahun almarhum sudah mendidik para muridnya.

Semasa hidupnya almarhum tak henti-hentinya mengajak generasi muda untuk ikut berkiprah dalam membangun Kalteng, khususnya terhadap agama Islam. Jasa almarhum, lanjut Syaifullah, sungguh luar biasa. Kepergiannya juga meninggalkan rasa kehilangan mendalam.(kaltengpos/101kpfm)

446 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.