Satgas Asistensi Sembilan Acara Maulid Nabi

Anggota Divisi Asistensi dan Pengawasan Prokes Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya (kiri) saat menyerahkan selebaran antisipasi sebaran Covid-19 pada kegiatan asistensi acara Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat Langgar Miftahul Jannah, Kamis (29/10). Foto : Tim URC utk Kalteng Pos

PALANGKA RAYA – Agar terciptanya rasa aman dan nyaman serta terhindar dari penularan Covid-19 dalam setiap acara atau kegiatan, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melalui Divisi Asistensi dan Pengawasan Protokol Kesehatan (Prokes) terus melakukan asistensi di beberapa kegiatan masyarakat.

Terkait hal tersebut Ketua Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Ketua Hariannya Emi Abriyani menjelaskan adanya kegiatan asistensi dan verifikasi prokes ini adalah bertujuan untuk mencegah sebaran Covid-19.

Selain itu kegiatan asistensi tersebut juga memiliki maksud dan tujuan agar masyarakat tetap bisa beraktifitas melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti, khitanan, pernikahan, perayaan hari besar keagamaan dengan catatan menerapkan prokes  supaya terhindar dari Covid-19.

Dikatakan Emi, bahkan saat ini bertepatan dengan hari perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah, pihaknya juga saat ini telah melakukan asistensi dan verifikasi kegiatan tersebut di beberapa masjid di Kota Cantik.

“Dalam kurun waktu empat hari terakhir,pihak kami setidaknya sudah melakukan asistensi sembilan acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW,”ucapnya kepada Kalteng Pos, Kamis (29/10).

Adapun kegiatan yang pihaknya lakukan selama proses verifikasi dan asistensi pada kegiatan itu adalah, melakukan pengecekan sarana dan prasarana mencuci tangan, ketersediaan thermo gun dan memeriksa jumlah tamu undangan sesuai dengan gedungnya.

Lebih lanjut Emi menerangkan, misalkan pada kegiatan yang diadakan di masjid yang memiliki kapasitas 100 orang, maka yang boleh mengikuti acara tersebut hanya 50 persen dari total maksimal kapasitas. Atau kalau pun ingin melebihi kapasitas tersebut, panitia bisa mendirikan tenda di luar masjid yang tentunya juga jumlah orang dalam tenda itu juga di batasi. “Alhamdulilah selama proses asistensi dan vetifikasi para penanggung jawab acara cukup kooperatif,” pungkasnya.(kaltengpos/101kpfm)

329 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.