AS Kini Punya Perangkat Tes Covid-19 yang Bisa Dilakukan di Rumah

SWAB TEST: Warga mengikuti tes usap atau swab test di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta, Senin (2/11/2020

AMERIKA SERIKAT – Selama ini masyarakat jika ingin melakukan tes atau uji untuk mengetahui terpapar virus korona melalui pemeriksaan PCR. Alat itu menggunakan sampel spesimen dari dahak hasil usap hidung dan tenggorokan.

Dalam perkembangannya, kini Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (BPOM-AS) mengumumkan bahwa telah memiliki alat uji mandiri untuk covid-19. Alat yang sekali pakai itu dapat digunakan di rumah. Hasil pemeriksaan dari alat itu terhadap sampel yang dipakai dapat diketahui sekitar 30 menit.

Alat itu baru saja diumumkan secara resmi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS pad Selasa (17/11). “Dalam 30 menit atau kurang, hasilnya dapat dibaca langsung dari tampilan lampu unit tes yang menunjukkan apakah seseorang positif atau negatif untuk virus SARS-CoV-2,” begitu pernyataan dari website BPOM AS sebagaimana yang dilansir Complex pada Rabu (18/11).

Diketahui perangkat sekali pakai itu diproduksi oleh Lucira Health. Alat itu sudah disetuji untuk digunakan di rumah bagi siapa saja, minimal berusia 14 tahun.

Cara kerja alat itu hampir sama dengan PCR. Yakni, menggunakan sampel usap di hidung. Alat tersebut dapat dipakai secara individu di rumah, tempat praktik dokter, klinik, dan penyedia alat kesehatan lainnya.

“Otorisasi hari ini untuk tes di rumah yang lengkap merupakan langkah signifikan menuju tanggapan nasional FDA (BPOM-AS) terhadap Covid-19,” kata Jeff Shuren, direktur Pusat Perangkat dan Kesehatan Radiologi FDA.

Tes yang dapat dilakukan sepenuhnya di luar laboratorium atau pengaturan perawatan kesehatan selalu menjadi prioritas utama bagi FDA untuk mengatasi pandemi. AS adalah negara tertinggi kasus Covid-19. Maka penting bagi warganya untuk dapat mengambil tindakan segera dengan menguji secara cepat.

Diketahui, AS telah mencatat lebih dari 11 juta kasus Covid-19 dan 248.000 kematian. Berita tentang perangkat uji di rumah yang baru disetujui FDA datang setelah Moderna dan Pfizer mengumumkan efektifitas hasil vaksinya di atas 90 persen.(jpc/101kpfm)

34 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *