Film Surga yang Tak Dirindukan 3 Akan Tayang Mulai April

Para pendukung film Surga Yang Tak Dirindukan 3 berfoto usai konferensi pers di kantor MD Pictures, bilangan Rasuna Said Jakarta Selatan, Rabu (17/3). (Dok. JawaPos.com)

Film Surga yang Tak Dirindukan 3 banting setir, dari yang tadinya untuk bioskop menjadi film yang akan diputar via platform streaming Disney+ Hotstar. Film itu akan tayang mulai tanggal 16 April 2021 mendatang.

Berbeda dari seri sebelumnya, dimana cerita berputar pada isu poligami, film yang dibintangi Fedi Nuril, Marsha Timothy dan Reza Rahadian itu mengungkap sisi yang sama sekali berbeda. Film ini menitikberatkan pada sosok Meirose.

Beberapa tahun setelah pernikahan, Meirose berjuang untuk menciptakan kembali surga dunia di dalam rumah tangga yang dibangunnya bersama Pras dan kedua anaknya, Akbar dan Nadia. Meirose berusaha menjadi ibu sekaligus istri yang memberikan kebahagiaan untuk keluarganya.

Namun ujian ternyata datang dengan munculnya Ray, pria yang dulu menghamili dan meninggalkannya. Meirose dihadapkan dengan berbagai pilihan rumit karena Ray berusaha untuk kembali masuk ke kehidupannya.

Hanung Bramantyo selaku co-producer yang juga mensupervisi langsung sang sutradara, Pritagita Arianegara, mengatakan bahwa film Surga yang Tak Dirindukan 3 justru bercerita tentang poliandri.

“Kalau seorang laki-laki keluar dari rumah dan pulang ternyata dia membawa istri, itu common, ya. Tapi ketika seorang perempuan pulang dari rumah harus izin suaminya biar gak dosa, dan pulang bawa rahasia dari luar, itu dosa besar. Film ini bicara soal itu. Kita justru tidak bicara poligami di sini, di sini justru kita bicara poliandri,” kata Hanung Bramantyo dalam jumpa pera di kantor MD Pictures di bilangan Rasuna Said Jakarta Selatan Rabu (17/3)

Film Surga yang Tak Dirindukan 3 membongkar kembali cerita yang sudah pakem dalam film sebelumnya. Film ini justru mengangkat cerita ke titik awal dengan pendekatan cerita dari sisi Meirose.

“Ini cerita yang membalik semuanya. Saya membutuhkan Prita karena ini ceritanya tentang perempuan. Bagaimana ketika perempuan dari masa lalunya datang. Kalau saya yang sutradarai pasti akan ada ego laki laki saya masuk ke situ,” terang Hanung Bramantyo.

Sementara itu, Manoj Punjabi selaku CEO MD Pictures mengatakan dia puas sekali dengan hasil produksi film ini. Mulai dari sisi penyutradaraan, kekuatan cerita, sampai akting yang ditunjukkan para pemainnya dia mengaku sangat puas. Meskipun film ini menyoroti tentang sudut pandang berbeda, secara umum dia pastikan film ini masuk kategori film keluarga yang bisa ditonton oleh banyak orang.

Manoj Punjabi juga mengatakan, film Surga yang Tak Dirindukan 3 akhirnya diputuskan ditayangkan di platform steaming karena bioskop sampai saat ini belum menunjukkan tanda tanda akan membaik usai terpukul oleh pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu.

MD Pictures menayangkan film ini ke platform streaming sebagai salah satu strategi untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi akibat pandemi. “Kami tidak mau nunggu momentumnya terlalu lama. Kami benar-benar bersyukur dapat dukungan dari Dianey+ Hotstar, kami mau streaming dulu di awal sambil menunggu bioskop pulih kembali,” ungkap Manoj Punjabi. (*jpc)

103 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *