Tablig Akbar Diisi Ketum PP Muhammadiyah

Prof Ahmad Syar’i

PALANGKA RAYA-Senin (16/1) mendatang, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng akan menggelar tablig akbar. Kegiatan keagamaan ini merupakan rangkaian pelantikan rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) yang dilaksanakan sehari kemudian, Selasa (17/1). Seiring mendekatnya hari pelaksanaan, persiapan demi persiapan makin matang.

Ketua PWM Kalteng Prof Ahmad Syar’i mengatakan, pada dasarnya tablig akbar merupakan kegiatan rutin bagi warga Muhammadiyah. Bedanya, tablig akbar kali ini akan dilaksanakan dengan skala cukup besar. Ceramah akan dibawakan secara langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir MSi.

“Tablig akbar ini rutin dilaksanakan, hanya saja bedanya nanti yang akan memberikan tablig akbar adalah Ketua Umum PP,” kata Prof Ahmad Syar’i saat dibincangi Kalteng Pos di Kantor PWM Kalteng, Kamis (12/1).

Ia menyebut, kegiatan tablig akbar kali ini bakal dihadiri 1.500 undangan, baik masyarakat Kota Palangka Raya, organisasi masyarakat (ormas), pemerintahan kabupaten/kota, maupun forkopimda. Untuk masyarakat di luar Kota Palangka Raya, panitia mengundang anggota atau simpatisan dari kabupaten terdekat, yakni Katingan dan Pulang Pisau.

“Untuk masyarakat umum hanya Kota Palangka Raya saja, sementara untuk internal, Muhammadiyah mengundang pimpinan kabupaten/kota, kami juga mengundang pihak eksternal seperti ormas, pemerintah, dan forkopimda,” bebernya.

Tablig akbar ini mengangkat tema memajukan umat, bangsa, dan Muhammadiyah dengan terlibat dalam mencerahkan dunia, dikaitkan dengan kehidupan Islam dan kebangsaan.

“Tema khusus memang belum ada, biasanya lebih kepada bagaimana memajukan umat, bangsa, dan Muhammadiyah serta mencerahkan dunia,” ujarnya.

Setelah tablig akbar yang dilaksanakan Senin malam, esok harinya akan dilaksanakan pelantikan rektor UMPR, lalu dilanjutkan dengan seminar yang dilaksanakan di Hotel Bahalap. Prof Ahmad Syar’i mengaku bangga lantaran pelantikan rektor UMPR kali ini dipimpin langsung Ketua Umum PP.

“Biasanya pelantikan dilakukan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, tentu dengan pelantikan rektor oleh ketua umum, sebagai wujud perhatian kepada Kalteng,” tutupnya. (abw/ce/ala/kpfm)

182 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.