DBD dan Karhutla Juga Perlu Perhatian Lho…

PROKOM UNTUK KALTENG POS
MENGIKUTI VICON: Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat mendengarkan arahan mendagri dan menteri keuangan RI melalui video conference yang juga diikuti oleh ketua DPRD Palangka Raya, gubernur, wali kota, dan bupati se-Indonesia, di Rujab Wali Kota Palangka Raya, Jumat (17/4).

SAAT ini seakan-akan perhatian pemerintah berfokus pada penangan Covid-19. Namun menurut Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, pihaknya juga tetap memperhatikan aspek lain. Misalnya potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), demam berdarah dengue (DBD) dan lainnya.

Untuk antisipasi DBD di Kota Cantik ini, dirinya memercayakan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya untuk memantau potensi dan tanda-tanda nyamuk penyebab DBD. Ia menambahkan, jika ada laporan di lapangan tentang adanya tanda-tanda potensi itu, maka akan langsung ditindaklanjuti dan diberantas, dan tidak menunggu adanya kasus terlebih dahulu baru bergerak.

“Alhamdulillah di Kota Cantik ini belum ada tanda-tanda gejala DBD, dan untuk status pun masih normal belum dinyatakan siaga DBD. Memang Kota Cantik sedang diguyur hujan, namun bukan berarti karena hujan, lalu DBD,” pungkasnya. (ahm/kalteng pos/kpfm)

343 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.