Pangan Harus Layak Dikonsumsi

FOTO: TOM/KPFM-101
Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Palangka Raya, Dra Trikoranti Mustikawati (pertama dari kanan) sembari menunjukkan tanda jari Ceklik BPOM setelah Talkshow KPFM di Gedung Biru Kalteng Pos dalam tema Keamanan Pangan Tanggung Jawab Bersama, Selasa (23/6).

BPOM Larang Penggunaan Bahan-bahan Berbahaya

PALANGKA RAYA – Pangan tidak pernah lepas dari kehidupan manusia. Baik itu bahan mentah ataupun yang sudah diolah. Walau begitu, tidak berarti bahwa semua bahan pangan layak untuk dikonsumsi.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Palangka Raya, Dra Trikoranti Mustikawati mengatakan bahwa tidak semua pangan atau makanan layak dikonsumsi oleh manusia.

“Itulah pentingnya agar kita selalu berhati-hati, sehingga terbebas dari pangan yang mengandung bahan kimia dan pengawet berbahaya,” ujarnya saat berbincang-bincang pada Talkshow KPFM di Gedung Biru Kalteng Pos dalam tema Keamanan Pangan Tanggung Jawab Bersama, Selasa (23/6).

Trikoranti juga menambahkan, bahwa bahan kimia dan pengawet itu bukan untuk dikonsumsi karena berbahaya untuk kesehatan manusia. Oleh sebablah dia meminta agar para pelaku usaha tidak menggunakan bahan bahan berbahaya, seperti pewarna tekstil, boraks, formalin, dan lainnya.

Jika ada pelaku usaha kedapatan mengkomposisikan pangan dengan bahan-bahan yang dianggap berbahaya dan tidak mengetahui larangan itu sebelumnya, maka BPOM akan segera melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi agar pelaku usaha tersebut tidak mengulangi hal yang sama.

“Kami hanya mengambil bahan yang berbahaya itu agar dimusnahkan dan pelaku usaha tetap menjalankan usahanya dengan baik,” ucapnya seraya mengajak para pelaku usaha agar jangan takut bertanya atau berkonsultasi dengan BPOM Palangka Raya.

Ia mengingatkan agar pelaku usaha berani untuk berbuat jujur agar tidak membahayakan para konsumennya. “Kami siap melayani para pelaku usaha yang ingin tanya-tanya atau konsultasi dengan dua arah. Bisa langsung datang ke BPOM Kota Palangka Raya atau  melalui telepon dan media sosial lainnya, kami siap dan tentunya tanpa biaya apapun,” tutupnya. (tom/KPFM-101)

332 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.