PPDP Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

TOMI/KALTENG POS
COKLIT: Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Palangka Raya, HM. Syairi Abdullah saat talkshow di Kalteng Pos, kemarin.

Coklit Data Pemilih Dilakukan Door to Door

KEPALA Divisi (Kadiv) Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya, HM. Syairi Abdullah memastikan bahwa mulai hari ini akan ada petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih berkunjung ke rumah-rumah di Kota Palangka Raya.

Disebutkannya total ada 621 petugas PPDP Kota Palangka Raya yang akan terjun ke masyarakat selama satu bulan ke depan. “Selama bertugas, mereka wajib dan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19,” tuturnya saat talk show di lobby Gedung Biru, Kalteng Pos, kemarin.

Oleh sebab itu, Syairi meminta masyarakat untuk tak perlu khawatir ketika rumah didatangi petugas yang melaksanakan coklit. Sebab, dipastikan bahwa semua PPDP sehat dan bebas Covid-19. “Harapan kami agar masyarakat bisa tenang karena PPDP ini petugas coklit dalam upaya pencocokan dan penelitian yang akan dilakukan dari rumah ke rumah,” katanya.

“Kami mohon dapat menyambut baik petugas PPDP yang datang ke rumah untuk mendata sebagai daftar pemilih sementara,” ujarnya seraya meminta masyarakat proaktif melapor jika menemukan PPDP yang tidak serius menjalankan tugasnya. Masyarakat dapat melaporkan langsung ke KPU Kota Palangka Raya.

Sebelumnya Ketua KPU Kalteng Harmain Ibrohim, menyebutkan sesuai jadwal pemilu kepala daerah yang telah disusun, tahapan coklit dimulai 15 Juli hingga 13 Agustus mendatang. Coklit data pemilih dilakukan dalam rangka memastikan validitas data pemilih.

Sistem yang digunakan adalah door to door alias petugas mendatangi langsung rumah calon pemilih. Selaku calon pemilih, wajib menyiapkan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).

Sebelum melaksanakan tugas, para PPDP harus dipastikan sehat dan terbebas dari Covid-19. Wajib mengikuti rapid test. “Para petugas mesti dalam kondisi sehat dan bebas Covid-19 saat terjun ke masyarakat menjalankan tugasnya,” tegasnya.  (kaltengpos/KPFM-101)

287 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.