Raperda Pondok Pesantren Resmi Ditarik

PARIPURNA: Suasana Rapat Paripurna ke 3 masa sidang I tahun sidang 2022 di ruangan rapat paripurna, Senin (12/9).

PALANGKA RAYA-Kalangan DPRD Kota Palangka Raya kembali menggelar Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022 bersama pihak Pemerintah Kota (Pemko), di gedung paripurna DPRD kota setempat, Senin (12/9). Adapun agenda sidang Paripurna kali ini yaitu mendengarkan Pidato Pimpinan DPRD Kota Palangka Raya tentang Penarikan Satu Raperda Inisiatif DPRD Kota Palangka Raya.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto selaku pimpinan sidang, kepada awak media menyampaikan, raperda yang akan pihaknya tarik yaitu Raperda tentang Pondok Pesantren. Adapun alasan Raperda tersebut dicabut, karena aturan tentang pondok pesantren saat ini telah diatur oleh Lembaga Kementeriaan.

“Secara vertikal, ketentuan tersebut sudah diatur oleh Lembaga Kementeriaan, dan tidak bisa tumpang tindih aturan. Mengenai pertanggungjawaban untuk kegiatan, baik segala macam pembiayaan sudah diatur oleh Kementeriaan,”ujarnya kepada awak media usai memimpin sidang.

Pihaknya disarankan Kementeriaan Dalam Negeri agar memperhatikan ke Perda lainnya. “Kita boleh turut serta membangun di sektor pondok pesantren, dengan cara memberikan bantuan hibah ataupun bantuan lainnya. Kemudian mengenai pendidikan, kita bisa juga kerjasama dengan pondok pesantren, dimana nanti lulusan, kita ikutkan seleksi sekolah gratis atau kuliah gratis dari pemko,” terang Sigit. (pra/uni/kpfm101)

163 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.