Liga 2 Dihentikan, Kesempatan Kalteng Putra Berbenah

PALANGKA RAYA – Imbas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Liga 1 Indonesia resmi ditunda selama dua pekan ke depan. Begitu juga dengan Liga 2 musim 2022-2023. Mengingat tragedi meninggalnya ratusan Aremania itu sedang diusut oleh pemerintah dan kepolisian sehingga kompetisi juga turut dihentikan sementara waktu.

Kesempatan penundaan kompetisi ini, harus bisa dimanfaatkan Kalteng Putra untuk membenahi tim. Apalagi Laskar Isen Mulang, sudah mendatangkan pelatih baru. Yaitu Freddy Muli. Sehingga bisa lebih banyak mengembangkan permainan dan strategi selama libur kompetisi.

Suporter Kalteng Putra, Kalteng Mania saat dikonfirmasi juga menyambut baik penundaan kompetisi itu. Hal ini sebagai dampak kejadian di Stadion Kanjuruhan. Seluruh suporter di Indonesia juga sedang berduka. Dengan jeda kompetisi otomatis, pelatih mendapatkan waktu cukup lama untuk mempersiapkan tim.

“Keputusan yang bagus menurut saya, meskipun laga harus ditunda, seluruh suporter di Indonesia juga berduka. Hal ini juga jadi kesempatan bagus untuk tim lebih membangun solid dan kerja sama. Apalagi pelatih baru membutuhkan waktu untuk mengubah adaptasi dengan pergantian pelatih saat ini,” ungkap Ibnu selaku koordinator Kalteng Mania, Selasa (4/10).

Dengan adanya jeda kompetisi, Ibnu mengharapkan adanya peningkatan di tubuh Kalteng Putra. Oelatih baru itu diharapkan bisa membawa perubahan dan memberikan kemenangan dan menaikan semangat para pemain. Dia juga berharap seluruh pemain bisa memanfaatkan hal tersebut untuk memperbaiki diri dan skill agar tidak ada lagi kekalahan pada pertandingan selanjutnya.

“Kami segenap suporter berharap, para pemain bisa lebih meningkatkan performa selama jeda waktu kompetisi. Pelatih baru bisa memberikan perubahan di Kalteng Putra. Kami juga mendambakan kemenangan  oleh tim kebanggaan kami. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” harapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyampaikan saat ini, PSSI menghentikan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia usai tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 125 orang meninggal dunia. Yunus mengeklaim, semua klub peserta sepakat menunda sementara Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2022-2023. “Semua tim menyetujui. Sama sekali tidak ada yang keberatan,” kata Yunus di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, saat menyaksikan laga Timnas U-17 melawan Guam yang berkahir 14-0 untuk kemenangan Indonesia. Menurut pria kelahiran Gorontalo itu, PSSI bersyukur klub-klub profesional Indonesia menyadari dan memahami situasi yang terjadi setelah kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10). Tim-tim tersebut, kata Yunus, menunjukkan kebersamaan dalam menghormati para korban di mana 125 orang kehilangan nyawa dan ratusan lainnya luka-luka. Saat ini, PSSI, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan klub-klub Liga 1 serta 2 Indonesia menunggu hasil investigasi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
“Kami menunggu hasil dari tim investigasi dan arahan pemerintah kepada PT LIB terkait kelanjutan kompetisi,” kata Yunus. Pasca kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, PSSI menyatakan Liga 1 Indonesia disetop sampai batas waktu yang tidak ditentukan, sedangkan Liga 2 Indonesia ditangguhkan selama dua minggu mulai Senin (3/10). (ena/ens/kpfm101)

234 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.