Pertamina Diminta Perketat Penyaluran

Demi Cegah Kelangkaan Gas Elpiji

PALANGKA RAYA – Kelangkaan Gas elpiji 3 Kg beberapa pekan terakhir hingga menyebabkan gas melon tersebut terjual melebihi harga eceran tertinggi (HET) di toko/warung kecil mendapat perhatian dari Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Ruselita. Legislator yang membidangi kesejahteraan rakyat (kesra) ini meminta kepada masyarakat agar tidak berasumsi jika penyaluran dari PT Pertamina tersebut tidak tepat sasaran. Karena bisa saja ada hal lain menjadi penyebabnya, misalkan dalam penggunaannya tabung gas bersubsidi tersebut ternyata juga digunakan oleh masyarakat dari kalangan kelas menengah keatas.

“Dari informasi yang saya dapatkan, masih ada masyarakat dari kalangan kelas menengah keatas turut menggunakan gas elpiji 3 Kg. Sejatinya, tabung gas bersubsidi diperuntukan pemerintah bagi masyarakat kalangan menengah kebawah, ini yang harus diluruskan,” ucap Ruselita kepada Kalteng Pos, Minggu (9/10).

Kepada masyarakat, politikus perempuan dari Partai Perindo ini meminta pengertiannya agar membantu masyarakat dari kalangan kelas kebawah, dengan memberi kesempatan kepada mereka untuk bisa mendapatkan/memanfaatkan gas 3 kg tersebut. Setidaknya ada jiwa sosial sesama masyarakat.

Ruselita juga meminta kepada Pihak Pertamina untuk memperketat pengawasan dengan cara menggandeng pemerintah setempat dan aparat dari pihak kepolisian.

“Pemerintah daerah dan pihak kepolisian dapat bekerja sama melakukan pengawasan dilapangan. Dengan harapan kelangkaan gas elpiji dapat dieliminir. Sekalipun ada oknum yang bermain, kami minta pihak kepolisian memprosesnya sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku,”tegas Ruselita. (pra/kpfm101)

348 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.