Tabuh Tiwah Massal Meriah

Ketua DAD kalteng bersama para pejabat hadir pada Tabuh Tiwah Massal Di Komplek Kaharingan Kemarin

Acara Tiwah Massal tahun 2018 sudah mencapai masa-masa puncaknya. Setelah melalui sejumlah rentetan ritual Agama Hindu Kaharingan, sejak pertengahan November lalu, ini sudah upacara yang disebut Tabuh. Rabu, Kamis hingga Jumat kemarin kawasan Balai Hindu Kaharingan Jalan Tambun Bungai Palangka Raya, menjadi pusat perhatian warga. Pada saat Pada Tabuh ini setiap orang bisa melihat langsung serentetan upacara, hingga penombakan hewan korban.

Dalam kepercayaan umat Hindu Kaharingan upacara Tiwah adalah penyerahan roh yang sudah orang mati ke hadapan Ranying Hantala Langit. Lewat ritual ini diharapkan arwah yang mati mendapat tempat mulia di Lewu Tatau. Dan, keluarga yang ditinggal pergi terbebas dari sial dan marabahaya yang mengintai gara-gara kematian itu.

Ketua Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan Kota Palangka Raya Parada Lewis KDR, menjelaskan meski digelar di Kota Palangka Raya ternyata tidak hanya diikuti peserta dari ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga dari sejumlah kabupaten. Kali ini diikuti oleh sebanyak 16 keluarga dengan 30-an lebih arwah yang ditiwahkan.

Menariknya Tiwah Massal ini didukung penuh oleh Gubernur Kalteng H Suginato Sabran melalui Pemerintah Provinsi Kalteng. Demikian juga Dewan Adat Dayak (DAD). Bahkan Ketua Umum DAD Kalteng Agustiar Sabran. Bahkan mereka hadir dalam sejumlah acara. Mulai dari saat Pembukaan, hingga Tabuh. Dan masih ada sejumlah ritual lainnya, hingga berakhir pada 20 Desember nanti.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan mengimbau masyarakat Kalimantan Tengah untuk mendukung acara ini. Sebab selain merupakan ritual, Tiwah juga sebagai aset budaya dan pariwisata Kalteng. (ron-kpfm)

Penombakan Hewan Korban Pada Acara Tiwah Massal
433 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.