Yang Memerlukan Boleh Ambil, Gratis Lho….

;
MUKTI UNTUK KALTENG POS
AMBIL GRATIS: Seorang warga mengambil bahan pangan yang disediakan secara gratis oleh Kagamahut, di Jalan RTA Milono Km 2,5, kemarin (19/5).

Peduli Sesama, Warga Sediakan Pangan Cetengan

PEDULI Covid-19 dapat dituangkan dalam berbagai cara. Ada yang peduli dengan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan melawan wabah ini. Ada yang peduli terhadap pekerja rentan yang kehilangan mata pencaharian. Juga kepedulian kepada masyarakat luas yang terdampak. Bantuan yang diberikan pun berbagai bentuk. Ada bantuan dari perseorangan hingga komunitas atau perkumpulan.

Satu dari sekian banyak komunitas peduli dampak Covid-19 itu adalah Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada Fakultas Kehutanan (Kagamahut) Kalteng. Komunitas ini menuangkan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya pangan. Meski tidak seberapa, tapi mampu membantu mereka yang membutuhkan.

Kagamahut Kalteng memfasilitasi kepedulian sesama anggota untuk memenuhi kebutuhan pangan warga sekitar dengan sistem centelan. Mereka (Kagamahut) menyiapkan bahan pangan untuk warga yang memerlukan. Boleh diambil secara gratis. Inisiatif ini dimulai sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cantik pada 11 Mei lalu.

Ini seiring dengan Kagama pusat juga memiliki program ketahanan pagan dalam rangka peduli pandemi Covid-19. Untuk itu Kagama pusat memberikan stimulus Rp1,5 juta untuk membantu Kagamahut Kalteng mengimplementasikan bantuan kepada masyarakat. Selanjutnya Kagamahut Kalteng menggali dana yang bersumber dari para anggota hingga terkumpul Rp15 juta.

Kemudian pada 12 Mei mereka mengimplementasikannya. Ada dua titik yang dipilih, yakni di Jalan RTA Milono Km 2,5 dan perempatan Jalan Badak di Jalan Rajawali. Mereka memilih sistem penyaluran melalui centelan ini, lantaran, sasaran prioritasnya adalah masyarakat di sekitar lokasi titik. Dengan harapan masyarakat sekitar mudah dan dekat mengambil kebutuhan pangan sehari-hari secara gratis.

“Bahan pangan yang kami sediakan pada hari pertama hingga enam hari setelahnya yakni beras, mi, telur, bawang merah, dan bawang putih. Setiap hari kami sediakan 25 bungkus. Kami rencanakan bahwa kegiatan ini berlangsung selama 15 hari sejak dimulai,” ungkap Sekretaris Pengurus  Daerah Kagamahut Kalteng, Mukti Aji kepada Kalteng Pos, belum lama ini.

Dengan kegiatan ini mereka ingin merangsang pihak-pihak yang mampu untuk berperan dalam berbagi kepada sesama yang membutuhkan, terutama yang belum kebagian bantuan dari pemerintah. “Tidak ada syarat, yang kami letakkan sudah kami ikhlaskan. Kami bersyukur karena sasaran utamanya sudah mencapai target, yakni orang-orang yang sudah dipetakan seperti para pemulung dan tukang parker,” lanjutnya. (kaltengpos/KPFM-101)

64 Views

About The Author

Related posts