Luncurkan Kartu Ibu Sehat untuk Ibu Hamil Ekonomi Lemah

Calon Bupati Kotim, Hj. Suprianti Rambat memaparkan program kepada masyarakat.

SAMPIT-Calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur Hj. Suprianti Rambat dan M Arsyad bertekad memberi pelayanan maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kotim.

Pasangan dengan jargon SUPER jika di percaya memimpin Kabupaten Kotim pada pilkada yang digelar 9 Desember 2020 mendatang, akan meluncurkan Kartu Ibu Sehat. Kartu itu sengaja diluncurkan pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKB untuk membantu biaya ibu hamil yang mau melahirkan.

Dengan adanya bantuan tersebut, maka terciptanya ibu dan bayi yang sehat dan suami bangga dan merasa aman ekonomi terhadap adanya program tersebut. “Pemilik kartu itu nantinya berhak mendapatkan layanan kesehatan gratis bagi ibu hamil di Kabupaten Kotim,” ungkap Konsultan Politik pasangan SUPER, M Gumarang, Minggu (4/10).

Kartu tersebut, kata Gumarang akan diperuntukkan bagi warga miskin yang tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).”Jadi warga miskin yang tidak tercover pada kuota KIS akan diberikan kartu tersebut,” kata Gumarang.

Dia menjelaskan, saat ini, di Kabupaten Kotim masih banyak ibu hamil dari warga miskin yang belum dapatkan KIS karena kuotanya sudah penuh. Sehingga pasangan SUPER akan luncurkan kartu ini guna untuk menunjang kesehatan masyarakat khusnya bagi ibu hamil di Kabupaten Kotim. ”Kartu Ibu Sehat itu nantinya, tidak akan dibatasi,” tukasnya.

Gumarang menambahkan, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj. Suprianti Rambat-Muhammad Arsyad melihat sejauh ini masih banyak sektor yang harus dikebut untuk kemajuan daerah Kabupaten Kotawaringin Timur. Menguatkan ketahanan pangan, dan menuntaskan pembangunan Infrastruktur salah satu program unggulan pasangan dengan jargon SUPER.

Menurutnya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas terkait dengan berbagai sektor telah disiapkan pasangan ini jika nanti dipercaya masyarakat untuk memimpin Kabupaten Kotawaringin Timur.

Mengoptimalkan sarana dan prasarana yang menghubungkan akses antar daerah, kecamatan, sampai ke pelosok pedesaan akan dilakukan.

“Pasangan ibu Hj. Suprianti-M Arsyad, jyga fokuskan pada sektor menuntaskan pembangunan infrastruktur, dan menguatkan ketahanan pangan. Ini mengingat mayoritas masyarakat Kotim bekerja di bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan,” kata Gumarang. (sli)

426 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published.