Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Penggunaan Krim Mata

Krim mata adalah suatu keharusan dalam rutinitas perawatan wajah karena area mata merupakan salah satu area wajah yang paling sensitif sehingga perlu perawatan ekstra khusus. Namun, Anda mungkin selama ini tidak sadar telah melakukan 8 kesalahan saat memakai krim mata dan kemudian bertanya-tanya mengapa hasilnya tidak terlihat. Kesalahan apa saja itu?

Urutan pemakaiannnya salah. Sebagai aturan umum, aplikasikan produk perawatan kulit sesuai urutan ketebalannya. Jadi, jika krim mata Anda lebih tebal dari pelembab, pakai setelahnya. Namun, jika krim mata lebih ringan, maka harus dipakai sebelum pelembap.

Dipakai pada kulit kering. Fun fact: jika Anda ingin mendapatkan hasil maksimal dari krim mata (dan pelembap), pakaikan pada kulit yang lembap untuk mengunci kelembapannya.

Mengoleskannya terlalu keras. Cukup tepuk-tepuk krim mata ke kulit saat memakainya dan jangan pernah digosok-gosok. Sebaiknya gunakan jari keempat Anda untuk melakukannya karena ini adalah jari yang paling lemah sehingga memastikan Anda tidak akan memberikan tekanan lebih pada area mata yang sensitif.

Tidak dipakai di pagi hari. Kulit Anda—termasuk area mata—paling rentan terhadap faktor lingkungan dan pemicu stres di pagi dan siang hari, jadi Anda harus melindunginya dengan krim mata.

Tidak menunggu krim mata terserap dengan baik. Berikan waktu sekitar 1-2 menit agar krim mata menyerap sepenuhnya ke dalam kulit sebelum menggunakan pelembap atau riasan. Jika tidak, Anda hanya akan menyebarkan krim mata ke seluruh wajah.

Pakai terlalu banyak. Lebih banyak tidak berarti lebih baik. Untuk krim mata, sebenarnya yang Anda butuhkan hanyalah seukuran kacang polong, yang seharusnya cukup untuk kedua mata.

Pakai krim mata untuk ‘mengobati’. Saat Anda memakai krim mata setelah kulit menunjukkan tanda-tanda penuaan,  mungkin ini sudah terlambat. Krim mata bekerja paling baik sebagai pencegahan. Idealnya, Anda harus mulai menggunakan krim mata di usia awal hingga pertengahan 20-an dengan formula yang ringan dan beralih ke formulasi yang lebih kaya seiring bertambahnya usia.

Memilih berdasarkan harga. Hanya karena harganya lebih mahal, bukan berarti krim mata berfungsi lebih baik. Daripada melihat harga, perhatikan bahan-bahannya dan cari krim mata yang mengandung asam hialuronat (untuk hidrasi), retinol atau vitamin A (yang mendorong pergantian sel dan meningkatkan produksi kolagen) serta vitamin C dan E (untuk mencerahkan dan anti-penuaan). (*)

81 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *