Sebuah Cafe Di Praha Menjual “Virus Korona”

Makanan penutup berbentuk virus korona yang dijual di Black Madonna, Praha, Republik Ceko (Reuters)

Sebuah restoran bersejarah di Praha telah menciptakan makanan penutup berbentuk virus Covid-19, sebuah usaha untuk meningkatkan lagi bisnis yang merosot.

Resto bernama Black Madonna itu biasanya dipenuhi turis yang mengagumi interiornya, tapi restoran itu ikut terdampak karena pariwisata ke Republik Ceko loyo di tengah pandemi Covid-19, dan negara itu sedang berjuang melawan salah satu tingkat infeksi virus korona tertinggi di Eropa.

Pencipta makanan penutup unik itu, Olga Budnik, mengatakan dia mendapat gagasan di tengah pembatasan wilayah pada musim semi. “Saya menemukan foto virus di internet. Lalu saya memikirkan detail untuk membuat makanan penutup, bagaimana membuat mahkotanya, seperti apa warnanya, dan saya menyiapkan itu semua,” katanya kepada Reuters seperti dikutip dari Antara pada Kamis (8/10).

Makanan penutup itu ukurannya sedikit lebih kecil dari bola tenis. Luarnya berwarna cokelat, juga dihiasi dengan bubuk cokelat. Mahkota virusnya dibuat dari cokelat putih dan raspberry kering. Di dalamnya isian pistachio dengan puree raspberry dan buah raspberry di bagian tengah.

Makanan penutup unik tersebut terbukti sukses, berhasil terjual lebih dari 100 buah per hari dan angkanya terus meningkat. “Virus korona membuat bisnis kami menurun, puluhan persen, sama seperti usaha makanan lainnya,” kata manajer pemasaran Balck Madonna Vojtech Hermanek. “Tapi di saat yang sama ini adalah kesempatan untuk mengeluarkan kue virus korona yang jadi symbol. Tidak semuanya hancur,” imbuh dia. Budnik, orang Ukraina yang tinggal di Praha selama enam tahun terakhir, telah merencanakan produk baru, kue bertema vaksin Covid-19 yang punya rasa jeruk dan minuman keras. “Rasanya akan dominan jeruk dengan sedikit alkohol,” kata dia. (*)

144 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *